"Alhamdulillah, karya Mbah Suwari membawa berkah," tulis akun geprekku.
"Pintar buatnya patung pas dengan liburan Nataru, jadinya seperti tempat wisata. Terus kalau nanti sudah tidak viral, katanya mau dibongkar. Kalau jadi, bisa viral part 2," tulis akun Tata.
Sebagai informasi, dilansir dari laman unesa.ac.id, patung macan putih bukan sekadar karya seni acak. Menurut penjelasan Kepala Desa setempat bernama Safi'i, monumen ini dibuat melalui hasil musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda.
Nama Macan Putih sendiri diambil dari cerita legenda lokal yang telah lama hidup dalam tradisi lisan warga. Macan Putih dipercaya sebagai simbol penjaga yang melindungi desa dari marabahaya.
Patung ini dibuat oleh seniman lokal bernama Suwari selama 19 hari. Meski hasilnya menuai beragam reaksi, Suwari melihat karya tersebut sebagai bagian dari budaya dan identitas lokal yang sarat makna.
(Rani Hardjanti)