4.Nikmati proses
Meski begitu, hal tersebut tak membuat Ariel Tatum patah semangat. Ibarat seni, bangkit dan pulih dari gangguan mental menurutnya adalah sebuah proses.

“Tapi menurut gw disitulah seninya. Belum tentu penting hasil akhirnya, belum tentu tau juga kapan selesainya, namun yang terpenting adalah kita bisa menikmati segala hal yang terjadi di dalam prosesnya,” tuturnya.
5. Ungkap harapan untuk 2025
Terakhir, Ariel tak lupa mengungkapkan harapannya untuk tahun 2025. Ia berharap agar setiap orang bisa terus melewati dan melalui segala hal yang terjadi dalam kehidupan.

“Semoga di tahun 2025 kita semua diberikan kemampuan untuk merayakan segala hal- bukan hanya yang mengalir indah, menyenangkan dan menenangkan, tapi juga setiap deburan ombak yang terasa melelahkan, menyedihkan, atau menyakitkan, dengan kepercayaan penuh bahwa segala hal pasti akan mendewasakan,” tuturnya.
“Juga seperti filosofi dalam Parang Kusumo, membantu kita mencapai keharuman lahir dan batin. Kawula mung sadermo, mobah mosik kersaning hyang sukmo. Tuhan dan semesta lindungi kita selalu. Selamat tahun baru!” sambungnya.
(Qur'anul Hidayat)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.