“Dalam mengembangkan delapan destinasi prioritas, Pemprov Gorontalo tidak bisa hanya mengandalkan dari anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemprov Gorontalo harus merangkul investor serta melibatkan peran masyarakat setempat agar objek wisata yang dikembangkan menjadi berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Ariyanto Husain.
Sementara itu, Asisten Pj. Gubernur dan Plt Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto mengatakan, banyak destinasi pariwisata di Gorontalo memiliki keunggulan keindahan alam seperti objek wisata bahari.
”Tempat-tempat yang indah ini belum cukup untuk dapat mendatangkan wisatawan. Harus ada daya tarik budaya dari masyarakat lokal untuk ditampilkan sebagai atraksi (event) wisata sehingga menarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Sebagai contoh Bali, selain karena keindahan alamnya, masing-masing daerah juga memiliki budaya dan local wisdom yang unik sebagai atraksi wisata,” ujar Handoyo
Pada 2023, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Gorontalo baru sebesar 2,4 persen. Kontribusi ini jauh di bawah PDRB pariwisata Makassar (Sulawesi Selatan) dan Manado (Sulawesi Utara). Tak pelak bila kini, Gorontalo terus mendorong pengembangan sektor pariwisata mereka.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.