Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Menuju Coban Sewu, Kepingan Surga Berjuluk Niagara-nya Indonesia

Nabila Febriyanti R , Jurnalis-Senin, 26 Agustus 2024 |14:03 WIB
Cara Menuju Coban Sewu, Kepingan Surga Berjuluk Niagara-nya Indonesia
Coban Sewu di Lumajang, Jawa Timur (Foto: Instagram/@cobansewu)
A
A
A

AIR terjun Tumpak Sewu atau Coban Sewu berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Objek wisata ini dianggap sebagai salah satu air terjun terindah di Indonesiam.

Bagaimana tidak, jika umumnya Anda hanya menemukan dua atau tiga mata air pada air terjun, di Coban Sewu Anda akan menyaksikan air yang mengalir dari beberapa sumber mata air. Pancuran air itu membentuk seperti ditumpuk-tumpuk, sehingga disebutlah Tumpak Sewu.

Air-air tersebut memancar dan turun dari tebing dengan ketinggian mencapai 120 meter. Dengan ketinggian tersebut dan mata air yang banyak, Coban Sewu terlihat seperti tirai putih raksasa yang menutupi tebing batu. 

Keindahan inilah yang membuat Coban Sewu selalu dikunjungi wisatawan, baik dari Lumajang sendiri maupun Malang dan kota-kota lainnya.

Coban Sewu(Foto: Instagram/@cobansewu)

Meski letak secara administrasi ada di Lumajang, kepingan surga berjuluk Niagara-nya Indonesia ini berada di perbatasan antara Kecamatan Pronojiwo di Lumajang dan Kecamatan Ampelgading di Malang.

Coban Sewu persis berada di aliran Sungai Glidih. Untuk menuju ke tempat ini, Anda bisa menggunakan jalur lewat Malang. Perjalanan dapat ditempuh selama 2 jam 30 menit dari Malang dengan melintasi Dampit, Tirtomoyo, hingga Pronojiwo di perbatasan Malang dan Lumajang.

Sebelum memulai perjalanan, Anda harus memastikan sedang dalam kondisi fit. Sebab medan yang akan dilalui cukup terjal dan membutuhkan tenaga.

Dari pintu masuk, Anda harus melewati tangga berundak sepanjang 800 meter. Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan, sebab tangga yang akan dilewati sangat curam.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement