JAKARTA International Expo (JIEXPO) kembali menyelenggarakan event akbar Jakarta Fair Kemayoran 2024. Acara ini digelar sebagai momentum perayaan HUT DKI Jakarta yang menginjak usianya yang ke-497, sekaligus merupakan penyelenggaraan Jakarta Fair yang ke-55 kalinya sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1968 silam.
Menariknya, penyelenggaraan tahun Jakarta Fair berlangsung selama 33 hari, yakni mulai tanggal 12 Juni hingga 14 Juli 2024 mendatang.
Area Jakarta Fair Kemayoran telah dipadati pengunjung sejak kemarin. Banyak dari mereka yang sudah mulai berbelanja, mulai dari belanja camilan, skincare, fashion, dan lain sebagainya.
Terlihat juga berbagai tenant sudah mulai menjajakan produknya dengan tawaran harga promo. Hal itu tentu membuat banyak pengunjung merasa terhibur.
(Foto: Syifa Fauziah/MPI)
Marketing Director PT Jakarta International Expo, Ralph Scheunemann menjelaskan, pada Jakarta Fair Kemayoran 2024 kali ini ada sedikit perubahan terutama soal zonasi tenant.
“Kita bikin zoning lebih nyaman lagi buat pengunjung. Zoning beauty ada di hall D3 C3, luasnya hampir 5 ribu meter, lalu zoning otomotif jauh lebih besar karena banyak sekali kehadiran otomotif sepeda motor maupun mobil. Yang tadinya A1 sekarang sampai A3,” papar Ralph kepada media, Rabu, 12 Juni 2024.
“Jadi kita ubah zoning permainan anak-anak yang tadinya terpecah di mana-mana sekarang bikin satu zoning bersamaan dengan food area di area Gambir supaya pengunjung lebih nyaman,” sambungnya.
Sementara itu, untuk jumlah tenant sendiri tahun ini jauh lebih banyak, yakni 1.550 stand dan 1550 perserta. Ia menjelaskan, pesertanya lebih banyak karena ada beberapa stand yang besar sekali dan membutuhkan banyak peserta.
“Dan kedua peserta dari pemda ada yang bergantian sehingga menambah jumlah peserta tersebut,” timpalnya.
Lebih lanjut Ralph mengatakan, untuk target kunjungan sendiri tidak jauh dari tahun sebelumnya, yakni 6 juta pengunjung. Namun yang dia harapkan dari penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran tahun ini adalah lebih kepada kenyamanan pada pengunjung.
(Foto: Syifa Fauziah/MPI)
“Kita ingin memberikan kualitas kepada kenyamanan untuk para pengunjung. Dan yang kita harapkan pengunjung yang datang juga pengunjung yang dapat melakukan transaksi,” paparnya.
Untuk nilai transaksi sendiri pihaknya menargetkan tahun ini mencapai Rp7,5 triliun.
“Karena akan banyak sekali peserta baru di sektor otomotif dan itu sangat mendongkrak transaksi,” tutupnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.