MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi insiden kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan siswa-siswi SMK Lingga Kencana Depok yang terguling di wilayah Ciater, Subang, Jawa Barat.
Akibatnya, sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan tersebut sementara 32 orang lainnya mengalami luka-luka dan sedang dalam proses perawatan.
Menurut Sandi, tergulingnya bus pariwisata di Ciater Subang disebabkan kondisi bus yang tidak laik beroperasi sehingga ia mengimbau agar perusahaan PO Bus selalu memeriksa kelaikan dari armada bus yang hendak digunakan.
"Saya sangat prihatin dan duka sangat mendalam kepada seluruh korban dan keluarga korban, kembali lagi terjadi dengan pola sangat kita khawatirkan yaitu busnya tidak laik dan investigasi masih berlangsung. Kalau tidak salah kecelakaan terpicu oleh kondisi kendaraan yang tidak laik," kata Sandi saat ditemui di kawasan Senayan Jakarta Pusat Minggu, 12 Mei 2024.
(Foto: Antara)
"Kami ingatkan semua pihak mendownload aplikasi spion dan sudah ada di bidang perhubungan untuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan itu dalam kondisi prima," tambahnya.
Dirinya juga mengingatkan kepada perusahaan PO bus-bus untuk selalu mengedepankan sisi keselamatan dan safety. Oleh karenanya kondisi armada bus-bus pariwisata hendak diberangkatkan harus dalam kondisi yang siap.
Pasalnya, urusan safety merupakan sesuatu sangat penting berkaitan nyawa manusia, maka penting dievaluasi oleh perusahaan PO Bus-bus ke depannya.