Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mencicipi Australian Wagyu Katsu Sando, Terbuat dari Daging King River Queensland

Devi Pattricia , Jurnalis-Rabu, 08 Mei 2024 |23:17 WIB
Mencicipi Australian Wagyu Katsu Sando, Terbuat dari Daging King River Queensland
Menikmati Australian wagyu katsu sando. (Foto: MPI/ Devi Pattricia)
A
A
A

KULINER Jepang kini sedang naik daun dan masih sangat digandrungi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini karena rasa dari bumbu-bumbu masakan Jepang masih sangat familiar di lidah orang Indonesia.

Tapi, pernahkah Anda mencicipi perpaduan kuliner Indonesia dan Jepang dalam satu menu?

Chef Hiroki 'Hulk' Kato asal Jepang dan Chef Edi Pancamala asal Indonesia berkolaborasi bersama untuk menghadirkan sebuah menu percampuran antara makanan Indonesia dan Jepang dalam acara Aussie Beef Mates ‘From Tokyo to Jakarta Culinary Journey’.

Menu tersebut dikenal dengan nama Australian Wagyu Katsu Sando. Chef Edi Pancamala menyebutkan bahwa gorengan risol menjadi makanan yang digemari orang Indonesia.

Namun ternyata di Jepang juga ada makanan yang bernama Sando atau roti lapis. Sehingga menu Australian Wagyu Katsu Sando menjadi perpaduan dari dua jenis kuliner tersebut.

“Jadi menu ini mengambil ide dari risoles, makanan yang banyak digemari orang Indonesia. Tetapi konsepnya tetap diambil dari Jepang, yaitu dari daging yang ditumpuk dengan roti, lalu dilumuri bread crumb dan digoreng,” ujar Chef Edi dalam Aussie Beef Mates ‘From Tokyo to Jakarta Culinary Journey’ di Mercure Jakarta Pantai Indah Kapuk (PIK), Rabu (8/5/2024).

Wagyu Katsu Sando

Ya, sesuai dengan namanya, menu yang satu ini menggunakan daging wagyu King River asli dari Queensland yang telah dipopulerkan oleh Meat and Livestock Australia (MLA).

Chef Edi menyatakan bahwa kunci kenikmatan dari Australian Wagyu Katsu Sando ini berada pada dagingnya. Sehingga ketika dimakan tetap terasa garing pada bagian luar, namun dagingnya tetap lembut dan tender.

“Jadi beef-nya harus pilihan yang tepat. Anda bisa pakai wagyu King River ya, tapi kalau terlalu mahal bisa di subtitute dengan tenderloin ataupun secondary cut which its rump,” ujarnya.

Bagian dagingnya disajikan dalam kematangan medium. Terlihat masih ada warna kemerahan yang segar dalam daging tersebut. Balutan rotinya pun sangat garing karena tambahan dari bread crumbs.

Untuk sausnya, Chef Hiroki 'Hulk' Kato memilih untuk memakai saus tonkatsu ala Jepang yang melengkapi cita rasanya. Dagingnya pun tak memerlukan banyak bumbu, sebab daging berkualitas tak perlu berbagai macam bumbu untuk membuatnya tetap nikmat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement