“Misalnya, Lombok dan Labuan Bajo memulai konektivitas langsung untuk mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia, untuk menarik lebih banyak wisatawan Macau ke wilayah itu, yang akan menjadi prospek positif bagi pemulihan sektor transportasi udara, terutama melalui peningkatan lalu lintas penumpang dari Macau, menyusul pembukaan kembali perbatasan untuk negara-negara yang terbang ke Macau,” kata Made.
Oleh karenanya, dirinya mendorong mitra maskapai untuk membuka kembali rute dan memenuhi kapasitas penumpang, setidaknya ke tingkat sebelum pandemi.
“Terutama dengan Garuda sebagai maskapai nasional Indonesia, kami berharap dapat membuka kaki Macau – Jakarta atau Bali untuk mendukung target kami untuk pasar Macau. Lebih banyak penerbangan langsung akan memudahkan lebih banyak wisatawan Macau yang berkunjung ke Indonesia," kata Made.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, Wisnu Sindhutrisno menambahkan, partisipasi Indonesia dalam MITE 2024 juga diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak wisatawan Macau ke Indonesia untuk mencapai target 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2024.
“Ini adalah salah satu langkah konkret yang diambil oleh Kemenparekraf untuk menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi penjual Indonesia yang sangat terkurasi untuk menjalin kemitraan bisnis dan melakukan negosiasi onsite dengan calon pembeli di Macau,” ungkap Wisnu.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.