SRI Mulyati tidak menyangka jika usaha Kembang Goyang yang dibina berdua dengan sang suami, harus dikerjakan sendiri olehnya. Hal itu terjadi ketika suami mengalami cobaan dengan penyakit pada 2022 silam.
"Pada 2022, suami jatuh sakit. Alhamdulillah, saya memiliki keterampilan, dan sekarang sebagai tulang punggung keluarga," kata Sri saat ditemui Okezone belum lama ini.
Sri menjelaskan, memilih usaha Kembang Goyang melalui proses yang panjang. Dia bercerita, sang suami berprofesi sebagai wiraswasta memiliki penghasilan yang tidak menentu.
"Awalnya saya buka usaha ayam buras dan bermain telur, lalu usaha ikan. Pada 2012, saya dan suami akhirnya memilih sama-sama usaha ini (Kembang Goyang)," tuturnya.
Sejak saat itu, Sri dan suami menekuni usaha mulai dari menggoreng, mengemas, berjualan, hingga memasarkan selalu berdua.
"Sampai anak-anak kuliah dan saya kuliah, sekarang anak-anak dan saya sudah selesai semuanya. Sampai hari ini kita fokus usaha. Alhamdulillah dengan keterampilan yang saya punya bisa terus menjalankan usaha ini meski bapak sampai saat ini sakit," katanya.
"Kondisi bapak saat ini sudah lebih baik. Sekarang sudah mulai bantu-bantu lagi untuk pengemasan, tapi saya juga tidak ingin memaksakan," tandasnya.
Sri menambahkan, kesehatan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam menggarap usahanya. Tidak hanya diterapkan kepada dirinya, pun termasuk kepada karyawannya.