Meski penuh tantangan dan pelatihannya cukup ketat, Hannah berpesan agar hal tersebut tidak membuat Anda berhenti untuk mengejar pekerjaan impian Anda.
Untuk profesi pramugari sendiri, menyelesaikan proses pelatihan berarti Anda telah berhasil melewati salah satu bagian tersulit dalam mencapai profesi tersebut.
Hal terpenting adalah Anda harus siap dengan apapun yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut.
Baginya, profesi awak kabin bisa diposisikan sebagai pekerjaan yang mewah dan menyenangkan, kendati kenyataannya banyak tentang hal-hal sulit yang dilalui. Hal itu dilakukan Hannah untuk memastikan bahwa dia mampu mengubah pekerjaannya menjadi kehidupan impiannya.

"Terserah Anda jika Anda ingin menjadikannya pekerjaan yang glamor. Terkadang hal ini tidak akan terasa seperti itu karena situasi 'tidak menarik' yang kita lalui. Namun, saya selalu menemukan cara untuk menjadikan ini sebagai pekerjaan yang glamor. kehidupan yang selalu kuimpikan," sebutnya.
"Saya mendorong pramugari lain untuk menggunakan kelebihan mereka (walau dengan anggaran terbatas) dan melihat dunia. Bagian paling menarik dari pekerjaan ini adalah tempat-tempat yang bisa kita lihat. Namun, dibutuhkan keberanian dan niat untuk pergi keluar dan menjelajah. Oleh karena itu, pada akhirnya terserah pada keputusan apakah seseorang ingin membuat pekerjaan itu glamor atau tidak," demikian Hannah memungkasi.
(Rizka Diputra)