Pada abad ke-16 dan ke-17, khususnya pada awal zaman Edo, semakin banyak samurai yang mengambil bagian dalam perayaan tersebut.
Lalu pada abad ke-18 dan seterusnya, praktik ini menyebar ke beberapa tempat hanami berbeda di Tokyo, dan lebih banyak orang dapat menikmati perayaannya.
Kegiatan ini menjadi sangat populer di kalangan masyarakat umum hampir dalam semalam dan dalam satu generasi muncul ide untuk merayakan musim tanam padi baru dengan sebuah pesta.

(Foto: Pexels)
Terlebih, selama musim semi di Jepang, orang-orang suka mengadakan pesta bunga sakura bersama kolega, teman, dan keluarga. Bunga sakura membuat orang bergembira. Mereka menikmati makan, minum, dan memanggang di bawah bunga sakura.
Pohon sakura telah menyebar ke seluruh dunia hingga negara Asia lainnya, Amerika Serikat, Kanada, Brazil, Jerman, Turki, Spanyol Inggris, Australia, dan seterusnya.
Selain itu, pada tahun 1912, 3.020 pohon dikirim dari Yokohama ke Washington, D.C, sebagai hadiah dari masyarakat Jepang kepada warga negeri Paman Sam.
(Rizka Diputra)