7. Tetapkan tujuan yang realistis
Memiliki tujuan yang dapat dicapai akan membantu Anda tetap termotivasi dan fokus untuk mencapainya. Sebaliknya, menetapkan tujuan yang terlalu tinggi dan tidak realistis hanya akan menyebabkan kekecewaan dan ketidakpuasan, serta bisa mengurangi motivasi Anda untuk mencapai tujuan tersebut.
8. Kurangi konsumsi karbohidrat
Batasi asupan karbohidrat dan fokus pada makanan-makanan seperti sayuran yang rendah karbohidrat, oat, dan kacang-kacangan yang memiliki indeks glikemik rendah.
Hal ini akan membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan proses penurunan berat badan secara efektif. Batasi porsi lemak jenuh, seperti produk susu berlemak penuh, untuk membatasi asupan kalori.
9. Konsumsi serat larut
Mengonsumsi serat larut sangat penting karena serat akan memberikan rasa kenyang lebih cepat, yang membantu dalam mengontrol penumpukan lemak di perut, di mana sering kali merupakan area yang sulit untuk dikurangi berat badannya. Alpukat, blackberry, biji rami, dan kacang-kacangan adalah beberapa contoh makanan yang mengandung tinggi serat larut.
10. Tetap terhidrasi
Menjaga tubuh terhidrasi merupakan suatu keharusan. Memastikan tubuh terhidrasi dengan cukup air dapat membantu mengurangi kebutuhan untuk mengonsumsi minuman berkalori tinggi yang sering kali mengandung tambahan gula. Sebagai hasilnya, hal ini dapat membantu dalam pengendalian asupan kalori harian dan mendukung upaya penurunan berat badan.
Menurunkan berat badan dalam waktu singkat membutuhkan komitmen dan disiplin yang tinggi, terutama jika Anda ingin melakukannya di rumah. Namun, penting untuk diingat bahwa penurunan berat badan yang berkelanjutan memerlukan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan dan konsultasi dengan profesional kesehatan jika diperlukan.
(Leonardus Selwyn)