Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Katarak Jadi Penyebab 80 Persen Kebutaan di Usia 50 Tahun ke Atas

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Kamis, 21 Maret 2024 |07:00 WIB
Katarak Jadi Penyebab 80 Persen Kebutaan di Usia 50 Tahun ke Atas
Merokok bisa sebabkan kebutaan. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

ROKOK memiliki dampak yang buruk bagi para penderitanya. Tidak hanya berdampak pada sistem pernapasan, tetapi saat ini rokok juga menjadi pemicu seseorang mengalami kebutaan.

Hal itu yang disampaikan oleh Dokter sekaligus Praktisi Kesehatan, dr Ngabila Salama, dia mengatakan bahwa sebanyak 80 Persen kebutaan terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Walaupun kondisi itu juga sering dijumpai pada usia muda atau diatas 20 tahun atau yang disebut dengan istilah early onset cataract atau juvenile cataract.

“Gejala yang dirasakan kaburnya penglihatan seperti tertutup kabut asap yang jika makin tebal kekeruhan lensanya maka akan semakin tebal asap yang menutupi dan tidak bisa melihat sama sekali,” kaya Ngabila, dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa (19/3/2024).

Menurutnya, pada beberapa penderita biasanya akan mengeluhkan kesulitan melihat pada malam hari sehingga membutuhkan cahaya yang lebih terang. Pandangan terhadap warna terang juga menjadi berkurang dan cenderung menguning.

Rokok

Oleh karena itu, sensitivitas terhadap cahaya menjadi tinggi atau fotofobia. Namun, jika melihat objek dengan satu mata saja akan terlihat seperti ganda. Maka Ngabila menuturkan kondisi ini mencapai 90 Persen pada seseorang yang ditangkap melalui mata (visual).

“Tingginya penderita katarak di Indonesia ternyata dipengaruhi oleh letak geografis yang berada di daerah khatulistiwa. Salah satu faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi sebagai penyebab utama katarak ialah usia karena proses degenerasi lensa (katarak senilis),” ucap Ngabila.

Bahkan Ngabila menyebut ada beberapa faktor penyebab katarak terjadi di usia muda di atas 20 tahun antara lain :

1. Katarak yang dibawa bayi baru lahir (katarak kongenital) akibat infeksi virus TORCH selama kehamilan (toksoplasma, rubella, cytomegalovirus/CMV, dan herpes).

2. Faktor genetik atau keturunan

3. Gangguan metabolisme seperti diabetes melitus akibat adanya penumpukkan gula

4. Cedera mata akibat benda tumpul menyebabkan katarak traumatik

5. Kebiasaan merokok banyak mengandung radikal bebas yang mempercepat rusaknya sel dan proses degeneratif atau penuaan termasuk lensa mata.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement