Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Gombrang, Tradisi Bersihkan Makam Jelang Ramadhan di Kebumen

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Senin, 04 Maret 2024 |07:34 WIB
Mengenal Gombrang, Tradisi Bersihkan Makam Jelang Ramadhan di Kebumen
Tradisi Gombrang di Kebumen dalam menyambut Ramadhan (Foto: website Desa Pekunden)
A
A
A

SETIAP daerah di Indonesia masing-masing memiliki keanekaragaman budaya dan tradisinya yang unik.

Termasuk kala menyambut bulan suci Ramadhan. Di Kebumen, Jawa Tengah, ada sebuah tradisi yang dilakoni dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, yaitu Gombrang.

Mengutip channel YouTube Kebumen TV, Gombrang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Kebumen untuk membersihkan makam dan doa bersama.

Tradisi Gombrang ini akan dilaksanakan antara 7-10 hari menjelang Ramadhan. Biasanya, warga memilih akhir pekan agar semua warga bisa turut mengikuti tradisi ini.

"Pamong-pamong setempat itu memberi tahukan itu nanti kalau hari ini semuanya disuruh tuh Gombrang bersama-sama," ucap Badrudi, salah satu tokoh masyarakat di Kebumen.

Tradisi Gombrang di Kebumen

(Foto: Pemdes Pekunden)

Sebelum melakukan Gombrang, masyarakat harus membawa cangkul, sabit, dan sebagainya. Peralatan ini akan digunakan untuk memotong rumput liar yang ada di sekitar area pemakaman.

Tak hanya itu saja, saat melaksanakan tradisi Gombrang, masyarakat pun dianjurkan membawa bekal nasi, kue, atau makanan lainnya.

Hal ini berguna untuk mengisi energi ketika tubuh sudah merasa lelah saat membersihkan pemakaman.

Ketika makam telah bersih seluruhnya, masyarakat akan duduk di sekitar makam yang telah dibersihkan.

Kemudian tradisi Gombrang akan ditutup dengan doa yang dilantunkan oleh ulama setempat.

Tradisi Gombrang ini bertujuan untuk memberikan penghormatan pada leluhur yang telah pergi mendahului.

"Tujuan Gombrang adalah merupakan sebagian dari rasa hormat anak cucu kepada leluhur yang sudah meninggal," kata Mufroli, Mantan Kadeng Karangsari.

Selain itu, Mufroli juga membeberkan beberapa manfaat nyata secara fisik dari tradisi Gombrang ini yaitu merapikan rumput-rumput liar.

Dengan adanya tradisi Gombrang, tentu saja pemakaman akan semakin terlihat bersih dan rapi.

Tradisi Gombrang di Kebumen

(Foto: Kebumen Movie)

"Kemudian secara fisik menata rumput dan pohon yang tidak teratur," ucap Mufroil.

Tradisi seperti Gombrangan bisa jadi ada juga di daerah lain luar Kebumen. Namun mungkin berbeda nama.

Namun yang jelas, tradisi Gombrangan sendiri hingga saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Kebumen setiap menjelang bulan Ramadhan tiba.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement