Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tentara Israel Ubah Rumah Sakit Nasser Jadi Tempat Kematian

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Kamis, 22 Februari 2024 |12:54 WIB
Tentara Israel Ubah Rumah Sakit Nasser Jadi Tempat Kematian
Tentara Israel serang sejumlah rumah sakit di Gaza. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PEJABAT dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menggambarkan kondisi mengerikan di fasilitas medis terbesar kedua di wilayah Gaza. Dia mengatakan operasi militer Israel di sana telah mengubah tempat penyembuhan menjadi tempat kematian.

Setelah Rumah Sakit Nasser berhenti berfungsi usai dikepung tentara Israel sejak minggu lalu. Kondisi rumah sakit semakin diperburuk dengan diikuti serangan dari tentara Israel.

Badan kesehatan global, bersama dengan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dan Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan sejauh ini telah berhasil mengevakuasi sekitar 32 pasien kritis, termasuk anak-anak yang terluka dan mereka yang lumpuh.

“Kondisinya mengerikan. Ada mayat di koridor,” kata Jonathan Whittal, seorang pejabat OCHA, dikutip dalam laman Al Jazeera, Kamis (22/2/2024).

Tentara Israel

"Ini telah menjadi tempat kematian, bukan tempat penyembuhan,” tuturnya.

Menurut otoritas kesehatan Palestina, setidaknya delapan pasien telah meninggal di fasilitas tersebut dengan sebagian besar karena kekurangan bahan bakar dan oksigen. Sementara itu beberap masyarakat yang masih hidup, nyawanya sedang terancam usai pasukan Israel secara efektif mengubah tempat tersebut menjadi barak militer.

Lebih lanjut, seorang petugas komunikasi WHO, Chris Black menyebut bahwa seluruh lingkungan di sekitar rumah sakit telah rusak dan hancur, ditambah dengan kondisi tidak memiliki listrik, tidak memiliki makanan, tidak memiliki air.

WHO mengatakan sekitar 130 pasien yang terluka parah dan 15 petugas medis tetap berada di lokasi tersebut. Meskipun demikian, pihak medis disana sebelumnya sudah melakukan upaya untuk memohon fungsi rumah sakit dipulihkan kembali.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement