Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1 dari 3 Anak Indonesia Alami Anemia, Disebabkan Kekurangan Zat Besi

Syifa Fauziah , Jurnalis-Kamis, 25 Januari 2024 |23:00 WIB
1 dari 3 Anak Indonesia Alami Anemia, Disebabkan Kekurangan Zat Besi
Banyak anak Indonesia alami anemia. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PEMENUHAN gizi seimbang pada anak menentukan terwujudnya Generasi Emas 2045. Sayangnya, permasalahan gizi seperti kekurangan zat besi masih menghantui anak-anak Indonesia.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2018, satu dari tiga anak Indonesia berusia di bawah lima tahun mengalami anemia karena kekurangan zat besi. Bahkan, Indonesia termasuk dalam 5 negara dengan prevalensi anemia tertinggi di Asia Tenggara.

Permasalahan kekurangan zat besi ini, jika tidak ditangani dengan tepat ini dapat menyebabkan stunting yang berdampak negatif permanen pada perkembangan otak anak. Untuk itu, penerapan pola makan yang tepat sesuai pedoman gizi seimbang, termasuk memaksimalkan pemenuhan zat besi sangat diperlukan.

Anemia

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menyediakan makanan dan minuman yang bersumber dari protein hewani seperti susu telur, ayam, daging sapi dan susu pertumbuhan yang diperkaya tinggi zat besi untuk mencegah anemia pada anak.

Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional 2024, Pakar Gizi Klinik dr Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK menjelaskan anemia dapat dicegah dengan memberikan asupan nutrisi yang tepat sesuai dengan pedoman gizi seimbang.

“Pastikan anak mendapatkan makanan yang bervariasi untuk mendapatkan gizi yang lengkap termasuk protein hewani yang kaya zat besi. Dalam pedoman gizi seimbang, susu yang juga sumber protein hewani bisa menjadi salah satu pilihan melengkapi asupan nutrisi si kecil sehari-hari,” ujar dr Juwita saat ditemui dalam acara Bicara Gizi ‘Pentingnya Nutrisi yang Tepat untuk Tumbuh Kembang Maksimal Anak’, di Jakarta, Kamis (25/1/2024).

Dokter Juwita mengatakan hingga saat ini masih banyak orang tua yang salah paham mengenai jenis susu. Mereka menganggap semua jenis susu itu sama. Padahal faktanya beberapa jenis susu yang beredar di pasaran memiliki jumlah nutrisi yang berbeda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement