SEORANG warga Adelaide, Australia, Gail Auricht menemukan ular sepanjang 80 cm yang bersembunyi di dalam dispenser.
Alangkah terkejutnya Gail saat menemukan ular hitam perut merah (red bellied black snake) yang sangat berbisa itu terjebak di sana.
Ular itu bergelantungan pada ice outlet kulkas dan berusaha menyelinap ke lubang, namun tubuhnya tersangkut.
“Saya sangat terkejut, awalnya melihat ular itu setengah badan," katanya menyitir ABC.
Gail lantas menghubungi pawang ular bernama Simon Hempel yang telah berpengalaman menangani ular selama 26 tahun.
(Foto: 9News)
Diduga ular tersebut kepanasan mengingat Australia sedang dilanda cuaca panas. Tak heran jika ular itu berusaha mencari tempat dengan temperatur udara lebih sejuk.
Simon mengakui jika ada kemungkinan ular itu mencari pelarian dari panasnya cuaca di negeri kanguru.
Keberadaan dan aktivitas intens ular jenis ini kata dia, lebih sering terjadi seiring peningkatan suhu yang ditemui selama musim panas.
Saat ular-ular itu berupaya menghindari panas yang meningkat, penduduk setempat diingatkan agar selalu waspada terhadap kemungkinan pertemuan dengan ular tersebut di sekitar lingkungan rumah.
"Jika Anda menemui ular, segera hubungi seorang penangkap ular dan pastikan Anda selalu mempertahankan kontak mata dengan ular dari jarak yang aman," serunya mengutip 9News.
Mengutip laman Animalia, ular hitam perut merah atau yang memiliki nama latin pseudechis porphyriacus merupakan spesies ular berbisa yang berasal dari Australia.
Awalnya dideskripsikan oleh George Shaw pada tahun 1794 sebagai spesies baru dalam ilmu pengetahuan.

Ular berbisa ini ialah salah satu ular yang paling sering ditemui di Australia bagian timur. Ia tidak agresif dan umumnya menghindari pertemuan dengan manusia, namun dapat menyerang jika diprovokasi.
Meski racunnya dapat menyebabkan penyakit yang parah, tidak ada kematian yang tercatat akibat gigitannya, yang kurang berbisa dibandingkan ular elapid Australia lainnya.
(Rizka Diputra)