Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kru Bongkar Rahasia, Ternyata Banyak Penumpang Meninggal dalam Perjalanan Kapal Pesiar

Khansa Azzyati Qisthina , Jurnalis-Sabtu, 20 Januari 2024 |11:11 WIB
Kru Bongkar Rahasia, Ternyata Banyak Penumpang Meninggal dalam Perjalanan Kapal Pesiar
Kapal pesiar Icon of The Seas (Foto: Instagram/@_tomvoyage)
A
A
A

SEORANG pekerja kapal pesiar bercerita tentang betapa lazimnya penumpang meninggal dunia dalam perjalanan jauh.

Zoie Madigan, 28 tahun asal Carolina Utara, memiliki hampir 13.000 pengikut di TikTok untuk mendokumentasikan kehidupannya di laut lepas sebagai karyawan Norwegia Cruise Line.

Konten kreator dengan nama akun @zoiemadigan itu baru-baru menjadi viral setelah membagikan fakta mengerikan tentang orang-orang yang meninggal di kapal pesiar.

“Sesuatu yang menurut saya belum banyak dibicarakan orang tentang pelayaran keliling dunia (selama sembilan bulan) adalah seberapa sering orang meninggal karena faktor alamiah saat menikmati liburan,” tuturnya dalam video.

Zoie bercerita bahwa dirinya telah menjadi kru kapal pesiar tersebut selama kurang lebih satu setengah tahun, sebelumnya bekerja di hotel dan resor.

“Hal ini terjadi lebih sering dari yang Anda kira,” katanya mengenai orang-orang yang meninggal di kapal.

Infografis Tips Traveling Hemat Antiboncos

Zoie memperkirakan bahwa usia rata-rata penumpang di kapalnya adalah 60-an. Awak kapal itu juga mengatakan mereka memiliki demografi penumpang yang sudah lanjut usia dibandingkan dengan perusahaan pelayaran Carnival atau Disney Cruise Lines.

“Saya tidak mencoba menakut-nakuti kalian, tapi banyak orang lanjut usia yang datang berlibur menggunakan kapal. Kemudian, mereka meninggal dunia dalam keadaan tidur atau terjadi sesuatu,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan, penumpang kapal pesiar dunia berada di kapal tersebut selama sembilan bulan.

“Saya rasa mereka seharusnya meminta dokter menandatangani hal ini dan memberikan izin agar mereka bisa berlayar selama itu,” kata Zoie.

Zoie mencatat bahwa krunya juga sedih karena ada penumpang yang meninggal sebelum perjalanan berakhir.

“Saya berharap hal ini tidak terjadi, tapi bayangkan Anda bekerja dengan seseorang selama delapan bulan, menyajikan sarapan kepada mereka, dan kemudian mereka meninggal dunia dalam tidurnya karena sudah tua,” katanya.

Melansir dari Daily Mail, wanita asal Carolina Utara menambahkan, hal tersebut jelas menimbulkan trauma. Dirinya yakin orang-orang tidak pernah memikirkan hal itu dan tidak menyadari betapa sering hal ini terjadi

“Bukan menjadi sesuatu yang tidak wajar, tapi hal itu benar-benar terjadi,” tambahnya dalam keterangan foto.

Para netizen juga ikut mengomentari video yang diunggah Zoie.

“Nenek saya meninggal di kapal pesiar. Saat itulah saya mengetahui bahwa mereka memiliki kamar mayat,” kata salah satu orang berbagi.

Infografis Negara dengan Paspor Terkuat 2024

“Seorang wanita terkena stroke atau hal lain ketika (snorkeling) dan meninggal saat saya pertama kali berlayar," orang lain menambahkan.

Ada pula yang menganggap meninggal karena usia tua di kapal pesiar adalah hal yang indah.

“Kedengarannya cara yang bagus! Saat saya tidur (meninggal) di kapal pesiar, perut penuh lobster," komentar salah satu pengguna.

“Kematian hanyalah sebuah transisi, bukan keadaan akhir. Sungguh suatu kehormatan luar biasa untuk menawarkan kegembiraan, pelayanan di kapal," demikan bunyi pendapat lainnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement