Pria paruh baya tersebut, dengan gamblang menginginkan agar keluarganya menuruti segala perkataannya dan perintahnya. Selama apa yang diinginkan tidak bertentangan dengan agama, hukum negara dan hukum adat ia akan memberikan uang tersebut sebagai hadiah sayembara.
Kondisi ini pun banyak menimbulkan pertanyaan dan reaksi dari para warganet. Banyak yang bertanya-tanya sebesar apa konflik masalah pria tersebut dengan keluarganya sendiri, hingga membuka sayembara secara umum dan memviralkannya di media sosial.
“Bapak saja yang kepala keluarganya enggak bisa, apalagi orang lain pak pak,” komentar dari @rhy****aa23
“Keluhan awalnya apa?” tanya akun @her****khuarmo