Oleh karena itu, dr Akhada menyarankan kepada tenaga kesehatan lainnya agar lebih teliti memeriksa skrotum, baik dalam proses persalinan maupun jika menemukan kasus seperti ini, agar tindakan lebih cepat ditangani dan risiko tidak semakin buruk.
“Pesan untuk teman-teman bidan bila membantu proses persalinan, usahakan periksa (bagian) skrotumnya. Sehingga bila ada kasus UDT (undenscensus testis) seperti di atas, maka cepat disarankan ke orang tua untuk konfirmasi ke dokter urologi,” ucapnya.
“Begitu pula teman-teman dokter, kalau nemu kasus di atas saat pasien masih bayi segera rujuk bila diatas umur enam bulan testis tidak turun,” katanya.
(Leonardus Selwyn)