Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu Hipotermia? Kenali Gejala dan Penyebabnya

Wulan Savitri , Jurnalis-Jum'at, 05 Januari 2024 |22:00 WIB
Apa Itu Hipotermia? Kenali Gejala dan Penyebabnya
Mengenal hipotermia. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

HIPOTERMIA adalah kondisi saat suhu dalam tubuh turun dengan drastis di bawah 35 derajat Celcius. Penyakit ini kerap kali disebabkan oleh paparan cuaca dingin dan perendaman di dalam air yang sangat dingin.

Melansir dari Mayo Clinic, Jumat (5/1/2024), secara umum, suhu tubuh normal berkisar 37° C. Ketika suhu tubuh menurun, jantung, sistem saraf dan organ vital lainnya tidak dapat berfungsi.

Oleh karena itu, jika tidak segera mendapatkan penanganan, maka penderita akan mengalami gagal jantung, gangguan pada sistem pernapasan, dan berujung kematian.

Gejala Hipotermia

Gejala umum hipotermia, yaitu menggigil. Namun, sering kali penderita tidak menyadari karena kondisinya dimulai secara bertahap. Berikut ini tanda-tanda hipotermia, antara lain:

1. Denyut nadi melemah

2. Napas kian melambat

3. Bergumam saat menggigil

4. Pada bayi, muncul ruam merah saat tubuh dingin

5. Respons kesadaran menurun

6. Kebingungan

7. Pingsan

Penyebab Hipotermia

Hipotermia

Umumnya, penyebab utama hipotermia adalah cuaca dingin. Namun, berikut beberapa pemicu lainnya yang mengarah ke penyakit ini, meliputi:

1. Berada di dalam rumah dengan suhu tinggi, seperti terlalu banyak AC dan pemanasan yang buruk

2. Membiarkan diri kedinginan terlalu lama

3. Tidak menggunakan pakaian hangat

4. Tidak segera mengganti pakaian basah

5. Jatuh ke air, seperti berenang atau kecelakaan berperahu

Faktor Risiko Hipotermia

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipotermia, yaitu:

1. Kelelahan

Toleransi rasa dingin akan berkurang ketika tubuh sedang merasa lelah.

2. Faktor usia

Hipotermia rentan dialami lansia dan anak-anak.

3. Penggunaan alkohol dan obat-obatan

Mengonsumsi alkohol membuat tubuh merasa hangat, tetapi menyebabkan pembuluh darah mengembang dan menghasilkan panas di permukaan kulit. Selain itu, penggunaan alkohol dan obat-obatan mengubah kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya.

4. Kelainan pada mental

Orang yang memiliki kelainan demensia mudah berkeliaran di luar rumah tanpa memakai pakaian tebal.

5. Kondisi medis tertentu

Gangguan kesehatan juga memengaruhi kemampuan dalam mengatur suhu tubuh Hipotermia bisa terjadi pada pengidap hipotiroidisme, diabetes, stroke, radang sendi, dan penyakit parkinson.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement