Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Ritual Nyeleneh di Berbagai Negara, Mayat Berjalan hingga Melempar Bayi dari Ketinggian 15 Meter

Khansa Azzyati Qisthina , Jurnalis-Jum'at, 22 Desember 2023 |09:40 WIB
9 Ritual Nyeleneh di Berbagai Negara, Mayat Berjalan hingga Melempar Bayi dari Ketinggian 15 Meter
Mayat diawetkan menjalani ritual Ma'nene khas Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Foto: Instagram/@hexenkult)
A
A
A

DUNIA menyimpan tradisi-tradisi yang terkadang nyeleneh. Tradisi yang tergolong nyeleneh itu memiliki makna tersendiri yang sudah dipelihara turun-temurun.

Sampai saat ini ritual yang sudah ada dari zaman nenek moyang itu tetap dilakukan. Demi menjaga kebudayaan dan sebagian lagi masih percaya dengan manfaatnya.

Penasaran dengan ritual nyeleneh dari berbagai negara? Berikut Okezone rangkumkan berbagai ritual nyeleneh di berbagai belahan dunia;

1. Mayat berjalan - Indonesia

Masyarakat Toraja, Indonesia mempraktikkan budaya yang tidak masuk di akal. Budaya ini dengan memasukkan mayat ke dalam peti mati sementara, sebelum 'menghidupkannya' kembali dengan dibawa berjalan-jalan.

Menurut kepercayaan masyarakat Toraja, orang yang meninggal dapat mencapai akhirat yang disebut 'Puya' atau 'Tanah Jiwa'. Untuk mencapai 'puya', mayat harus dikembalikan ke tempat kelahirannya untuk dimakamkan.

Tradisi Ma'nene

(Foto: Instagram/@modernnotoriety)

2. Lompatan Bayi 'El Colacho' - Spanyol

Penduduk Spanyol juga memiliki budaya aneh dan berbahaya disebut El Colacho yang sudah ada sejak 1620. El Colacho adalah tradisi lompat bayi dan dipercayai dapat mengusir setan.

Dalam festival ini, bayi-bayi dibaringkan di kasur di jalan dan para pelompat mengenakan kostum tradisional agar terlihat seperti setan.

Peti Mati Gantung

Peti mati gantung (Foto: ancient-origins.net)

3. Peti Mati Gantung – Tiongkok

Sepanjang Sungai Yangtze, Tiongkok terdapat artefak gantung dan fenomena okultisme (paham yang mempercayai adanya kekuatan gaib dalam benda atau roh tertentu). Tradisi ini sudah ada hampir 2.000 tahun silam.

Beberapa budaya di Negeri Tirai Bambu mengubur anggota keluarga dengan menggantungkannya di tebing setelah meninggal.

Peti mati yang digantung biasanya setinggi 33-164 kaki atau 10-40 meter. Bahkan, ada yang mencapai 328 kaki setara dengan 100 meter di atas tanah.

Ilustrasi Bayi

Ilustrasi Bayi (Foto: Jagran)

4. Melempar bayi – India

Desa Solapur, Maharashtra, India memiliki ritual membuang bayi yang baru lahir dari menara setinggi 50 kaki atau 15 meter. Orang di bawah menara beramai-ramai memegang sprei untuk menangkap bayi dengan selamat.

Tradisi ini dipercaya dapat memberikan keberuntungan bagi anak-anak sehingga diberikan umur panjang dan kesehatan.

5. Menggendong wanita di atas bara api – Tiongkok

Datang lagi dari Negeri Tirai Bambu, seorang suami harus menggendong istrinya di atas bara api. Sebelum memasuki rumah untuk pertama kalinya. Konon, kebiasaan aneh ini dilakukan untuk memastikan persalinannya mudah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement