KENAPA bapak-bapak bersinnya keras? Simak beberapa mitos dan faktanya dalam artikel ini. Bersin adalah orgasme hidung yang terjadi saat hidung mulai gatal, lalu keluarlah suara “aa-choo” disertai semburan ingus, serta mata yang menutup secara otomatis.
Sebagian orang bersinnya terdengar sangat imut karena suaranya yang sangat kecil dan halus, sebagian lagi bersinnya terdengar sangat lantang bahkan cenderung mengagetkan. Suara bersin yang lantang ini biasanya milik laki-laki atau bapak-bapak.
Yang jadi pertanyaan, kenapa bapak-bapak bersinnya keras? Simak beberapa mitos dan fakta seputar bersin, dikutip dari laman Fatherly dan Lice Science, Jumat (8/12/2023).
Mengutip Fatherly, pada 401 SM, Jenderal Yunani Xenophon berdiri di hadapan pasukan tentara bayarannya dan memberikan pidato yang berjudul “Mengapa Berbaris Ke Persia untuk Melengserkan Artaxerxes II Adalah Ide yang Bagus.” Antusiasme mulai berkurang sekitar satu jam setelah pidatonya, lalu ada seorang pria bersin.
Ketika para prajurit mendengarnya, mereka semua dengan satu dorongan memberi hormat kepada dewa, dan Xenophon berkata “Saya tergerak, Tuan-tuan, karena pada saat kita berbicara tentang pembebasan, sebuah pertanda dari Zeus Sang Juru Selamat diungkapkan kepada kita”.
Lantas, para prajurit kemudian yakin bahwa bersin yang perkasa itu adalah tanda dari para dewa bahwa mereka akan menang. Mereka bersatu, didorong oleh bersin yang perkasa, dan berbaris dengan gagah berani menuju Persia.
Bersin ini memang sesuatu yang tidak disengaja, tetapi bersin sama halnya seperti mekanisme tubuh yang otomatis terjadi karena dorongan tertentu. Namun, manusia selalu menemukan cara untuk mempersonalisasi dan menyesuaikan bersin mereka. Apakah itu menyesuaikan volumenya dan sebagainya, karena bersin biasanya mengungkapkan lebih banyak tentang kepribadian seseorang daripada tipe tubuh atau kesehatannya.
Ketika kita melihat mengapa laki-laki khususnya mengeluarkan suara bersin yang sangat keras, bisa jadi itu sedikit bersifat biologis dan termasuk diagnosis kuno bernama dudes to dudes. Jadi, kalau kalian termasuk tipe orang yang bombastis, kemungkinan besar bersinnya pun akan bersuara besar.
Masih menurut Fatherly, ahli saraf, psikiater, dan pendiri Smell & Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, Dr. Alan Hirsch menjelaskan bahwa bersin itu seperti tawa. Ada yang keras, ada pula yang lembut. Bersin juga lebih merupakan masalah psikologis dan mewakili kepribadian atau struktur karakter yang mendasarinya.
Sementara itu, menurut Live Science, mekanisme bersin pada setiap orang adalah sama, tetapi yang berbeda adalah refleks yang terjadi pada setiap orang. Jadi, apa yang membedakan orang yang bersin kecil dengan orang yang bersuara keras dan angkuh kemungkinan besar merupakan campuran dari anatomi individu dan kontrol pribadi.
Keluarnya bersin ini bergantung pada faktor-faktor seperti kapasitas paru-paru dan ukuran inhalasi sebelum bersin. Lebih banyak udara menyebabkan bersin lebih besar.
Bahkan, beberapa orang dapat mengontrol volume bersinnya, atau memutar kembali vokalisasinya. Sebuah survei obat alergi Benadryl pada tahun 2006 menemukan bahwa 45% orang mengalami bersin di tempat umum yang berbeda dengan bersin di tempat pribadinya.
Sekian penjelasan mengenai kenapa bapak-bapak bersinnya keras, semoga artikel ini menjawab keingintahuanmu.
(Endang Oktaviyanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.