Kawasan situs Tainiaro itu telah ditemukan sejak 1959 oleh pekerja yang menggali pasir. Tim akeolog di bawah kepemimpinan Tuija Laurén kemudian melakukan pengalian lagi.
Mengutip dari The Times of India, Laurén dan tim dari Universitas Oulu sekarang telah kembali ke pemakaman tersebut dan memberikan gambaran umum dari situs itu.
Secara mengejutkan, temuan mereka mengungkapkan bahwa pemakaman Tainiaro berisi lebih banyak jenazah daripada perkiraan sebelumnya. Meskipun perkiraan awal menunjukkan sekitar 120 pemakaman, peneliti sekarang percaya bahwa jumlahnya mendekati 200.

Jumlah jenazah yang banyak ini sangat penting, mengingat lokasi yang ekstrem di utara dan iklim yang keras di wilayah tersebut. Aki Hakonen, penulis utama studi dari Departemen Arkeologi di Universitas Oulu, menekankan bahwa penelitian ini menimbulkan pertanyaan tentang keberadaan pemakaman serupa di lembah-lembah sungai di Teluk Bothnia.
BACA JUGA: