ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah kondisi yang membuat anak mengalami gangguan psikiatrik yang ditunjukkan dengan gangguan memfokuskan perhatian secara berlebihan dan hiperaktivitas.
"Orang-orang dengan ADHD ini biasanya kesulitan untuk fokus, kemudian biasanya nggak bisa diam. Dia mencari sesuatu untuk bergerak karena tubuhnya menggerakan itu," jelas Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Ayank Irma kepada MNC Portal baru-baru ini.
Ayank menambahkan biasanya orang dengan AHD ini memiliki relasi sosial yang buruk dan tidak atentif untuk interaksi. Bahkan mereka sulit diajak melakukan sesuatu. Lantas apakah anak dengan ADHD perlu sekolah khusus?
Ayank mengatakan anak dengan ADHD butuh sekolah khusus atau sekolah inklusif. Sekolah inklusif adalah sekolah umum yang bisa menerima anak-anak kekhususan seperti ADHD.
BACA JUGA:
"Biasanya ada program individual kalau di sekolah tertentu itu kalau pelajaran tertentu yang sulit kayak matematika, anak ADHD ditarik dari kelasnya dan belajar sendiri, nanti untuk mata pelajaran lain baru digabungkan," paparnya.
Sementara itu, kalau sekolah khusus anak dengan ADHD harus memiliki oleh shadow teacher yang akan selalu mendampinginya.
"Shadow teacher ini guru bayangan dimana harus membayang-bayangi dia, sehingga ketika dia kesana kemarin bisa dipegang agar bisa fokus," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)