Berdasarkan informasi yang dikutip dari dari Al Jazeera, pada Sabtu 18 November 2023 sudah ada empat bayi prematur yang meninggal.
Bayi tersebut telah meninggal di dalam unit perawatan intensif karena kekurangan bahan bakar, kekurangan listrik, tetapi yang lebih penting, saluran oksigen yang membuat mereka tetap hidup selama beberapa hari terakhir telah hancur.
Adapun lima bayi lainnya dalam kondisi membutuhkan perawatan serius karena bisa kehilangan nyawa mereka setiap saat.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.