AMANDEL bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Jika amandel menyerang, maka jangan diremehkan.
Apalagi amandel jika dibiarkan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu jika kena amadel segera mencari pertolongan dokter agar segera diobati.

Lalu apa saja penyebab radang amandel?
Dikutip dari Hermina Hospitals, penyebab amandel 70% berasal dari infeksi virus. Namun sebenarnya tak hanya virus, penyebab lainnya juga bisa berasal dari infeksi bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan. Untuk lebih jelasnya berikut adalah penyebab terjadinya radang amandel.
1. Infeksi bakteri
Bakteri juga dapat menyebabkan terjadinya radang amandel dan yang paling sering menyebabkan radang tonsilitis adalah Streptococcus. Penularannya bisa melalui udara yang telah terkontaminasi bakteri. Juga melalui kontak yang terjadi misalnya saat bersin atau saat berbagi alat makan.
2. Infeksi virus
Ada beberapa jenis virus yang biasanya menjadi penyebab tonsilitis. Virus tersebut antara lain, Adenovirus, Influenza, Parainfluenza, Enterovirus serta Mycoplasma. Tak hanya virus tersebut, ada juga virus lain yang dapat menyebabkan radang amandel yaitu Hepatitis A dan HIV.
3. Biofilm
Biofilm adalah kumpulan mikroorganisme biasanya bakteri yang lengket serta membentuk sebuah selimut di atas permukaan tubuh. Radang amandel juga dapat terjadi akibat dari biofilm yang ada pada lipatan amandel. Ini merupakan hasil riset dari Journal of Inflammation Research tahun 2018.
BACA JUGA:
4. Faktor bawaan atau genetik
Satu lagi penyebab radang amandel yang tak dapat diabaikan yaitu karena faktor genetik atau bawaan. Kebanyakan tonsilitis yang berasal dari faktor genetik adalah radang amandel yang berulang.
Hal ini biasanya terjadi pada anak yang memiliki kelainan genetik sehingga menyebabkan sistem kekebalan tubuhnya kurang baik. Dengan kekebalan tubuh yang kurang baik menyebabkan tubuh tak mampu melawan serangan bakteri Streptococcus group A.