Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Dinamakan Majapahit? Begini Sejarahnya hingga Menjelma Jadi Kerajaan Terbesar di Nusantara

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Rabu, 15 November 2023 |09:00 WIB
Kenapa Dinamakan Majapahit? Begini Sejarahnya hingga Menjelma Jadi Kerajaan Terbesar di Nusantara
Raden Wijaya, raja pertama Kerajaan Majapahit (Foto: Ist)
A
A
A

ALASAN penamaan Majapahit yang merupakan kerajaan terbesar di Nusantara akan diulas pada artikel kali ini.

Menurut catatan sejarah Indonesia, Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Buddha terakhir di Nusantara yang berdiri antara abad ke-13 dan 16.

Mengutip laman direktorimajapahit.id, kerajaan yang dibangun pada 1293 oleh Raden Wijaya ini termasuk kerajaan terbesar di Nusantara.

Pasalnya, wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit mencapai Sumatera, Semenanjung Malaya, Tumasik (Singapura), hingga beberapa pulau di Filipina.

Adapun alasan kenapa Kerajaan Majapahit dinamakan Majapahit rupanya berhubungan dengan sejarah pendirian kerajaan tersebut. Asal mula Kerajaan Majapahit berkaitan dengan runtuhnya Kerajaan Singasari karena pemberontakan Jayakatwang pada 1292 Masehi.

Relief Candi Arimbi peninggalan Majapahit

(Foto: Instagram/@adityarahman)

Kondisi tersebut membuat Raden Wijaya yang merupakan menantu Ke rtanegara beserta istri dan pasukan yang masih tersisa harus meninggalkan Singasari ke Madura.

Selama pelariannya, Raden Wijaya mendapatkan bantuan dari Arya Wiraya. Ia pun memberikan saran agar Raden Wijaya menyerahkan diri kepada Jayakatwang. Tidak hanya itu saja, Arya Wiraya juga mengusulkan agar Raden Wijaya membuka hutan di kawasan Trowulan.

Saran tersebut pun diindahkan oleh Raden Wijaya. Ia kembali ke Singasari dan mengabdikan diri kepada Jayakatwang. Setelah itu dirinya mengusulkan untuk membabat hutan atau membuka hutan Trowulan sebagai lokasi berburu.

Dalam proses membabat hutan, para pekerja yang kehabisan bekal menemukan banyak buah maja. Namun, saat dimakan buah tersebut terasa sangat pahit. Alhasil, tempat tersebut dinamakan Majapahit, sesuai nama buah yang banyak ditemukan di lokasi.

Lebih lanjut lagi, Desa Majapahit rupanya berkembang cukup baik. Raden Wijaya diam-diam memperkuat desa dengan merebut hati penduduk dari Tumapel dan Daha.

Raden Wijaya juga mendapatkan dukungan dari pasukan Khubilai Khan yang tiba pada 1293. Dengan kekuatan yang cukup banyak, akhirnya Raden Wijaya melakukan balas dendam dan mengalahkan Jayakatwang.

Akhirnya pada 10 November 1293 Kerajaan Majapahit pun lahir dengan Raden Wijaya dipercaya sebagai raja pertama dan bergelar Kertarajasa Jayawardhana.

Relief Candi Arimbi peninggalan Majapahit

(Foto: Instagram/@adityarahman)

Kerajaan Majapahit sendiri mengalami masa kejayaan saat dipimpin oleh Prabu Hayam Wuruk. Luas wilayah Kerajaan Majapahit bahkan mencapai beberapa wilayah di Asia Tenggara.

Setelah Hayam Wuruk turun takhta, kerajaan tersebut perlahan mulai melemah akibat maraknya pemberontakan dan perang saudara hingga akhirnya runtuh pada tahun 1478 Masehi.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement