AUREL Hermansyah baru saja melahirkan anak keduanya yang berjenis kelamin perempuan. Aurel melahirkan melalui operasi caesar pada Sabtu (11/11/2023). Aurel dan anaknya kini dalam keadaan sehat.
Namun, melalui unggahan cerita Instagram, suami Aurel Hermansyah, Atta Halilintar mengabarkan jika kini sang istri masih harus banyak istirahat untuk pemulihan.
"Alhamdulillah anak perempuan Kami lahir dengan berat 3.3kg. Kondisi mama harus banyak istirahat karena masih pusing dan mual Terima kasih doa yang tak berhenti buat keluarga kami," tulis Atta Halilintar melalui Instagram @attahalilintar.
Salah satu hal yang wajib diperhatikan setelah operasi caesar adalah asupan makanan yang bernutrisi. Ada beberapa makanan yang baik untuk mempercepat pemulihan operasi caesar. Mengutip dari Happy Family Organics, berikut lima nutrisi makanan yang wajib dikonsumsi setelah operasi caesar.
1. Serat
Operasi caesar, obat pereda nyeri, serta vitamin prenatal dapat menyebabkan sembelit pasca melahirkan. Keadaan ini membuat perut jadi tidak nyaman. Untuk itu, penting sekali mengonsumsi setidaknya 25 gram serat setiap harinya untuk memperlancar proses saluran cerna.
Sumber serat bisa didapat melalui buah-buahan seperti apel, jeruk, mangga, alpukat, dan lain sebagainya. Adapun berbagai macam sayuran yang tinggi serat seperti wortel, brokoli, bayam, terong, dan lain-lain.

2. Vitamin A dan C, serta Mineral magnesium, tembaga, dan seng
Semua nutrisi ini berperan dalam penyembuhan luka mungkin berguna untuk mencukupi kebutuhan selama masa pemulihan setelah operasi caesar.
Makanan kaya vitamin A antara lain: Ubi jalar, wortel, bayam, susu sapi, melon, paprika merah, dan salmon.
Makanan kaya vitamin C antara lain: Buah jeruk seperti jeruk dan grapefruit, paprika hijau, buah kiwi, brokoli, tomat, dan melon.
Makanan kaya magnesium meliputi: Kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian, produk susu, dan sayuran berdaun hijau.
Makanan kaya tembaga antara lain: Kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal dedak gandum, jamur, alpukat, buncis.
Makanan kaya seng meliputi: Daging merah, unggas, makanan laut, kacang-kacangan, kacang-kacangan, produk susu, dan biji-bijian.
3. Zat Besi
Zat besi penting setelah operasi caesar, terutama jika Anda kehilangan banyak darah. Memilih makanan kaya zat besi dapat membantu memproduksi hemoglobin dan mengurangi risiko anemia defisiensi besi. Selain itu, mendapatkan cukup zat besi juga dapat membantu melawan kelelahan.
Makanan kaya zat besi antara lain daging merah, daging babi, unggas, makanan laut, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau tua seperti bayam, dan biji-bijian yang diperkaya zat besi seperti sereal, roti, dan pasta.
4. Cairan
Mengonsumsi cairan yang cukup membantu mencegah dehidrasi dan sembelit. Tubuh Anda akan memiliki kebutuhan cairan yang lebih tinggi setelah caesar dan saat menyusui. Usahakan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.
5. Protein
Protein sangat penting untuk proses penyembuhan dan membantu mendorong pertumbuhan jaringan baru. Ini juga membantu dalam menjaga dan memperbaiki otot pasca operasi. Memilih protein tanpa lemak dengan makanan dan camilan akan membantu Anda memenuhi kebutuhan protein, sekaligus membantu menyeimbangkan pola makan Anda.
Sumber protein antara lain ikan, unggas, daging sapi, telur, susu, kacang-kacangan, polong-polongan, tahu, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.