5. Micronesia (18.000 pengunjung)
Mikronesia adalah sub wilayah Oseania yang terdiri dari sekitar 2.000 pulau kecil di Samudera Pasifik Barat Laut, dan menjadi rumah bagi terumbu karang tercantik di dunia, serta salah satu destinasi wisata populer untuk menyelam dan snorkeling.
Negara ini memiliki warisan budaya yang kaya seperti tarian tradisional, musik, dan kerajinan tangan yang masih dilestarikan hingga hari ini.
Bahkan, mereka mempunyai keahlian navigasi yang kuat, sebab mayoritas penduduk setempat masih menggunakan metode navigasi tradisional untuk bepergian antar pulau.
6. Montserrat (19.300 pengunjung)
Terletak di wilayah seberang Laut Britania Karibia, pulau ini merupakan bagian dari Kepulauan Leeward, bagian utara dari rantai Antilles Kecil di Hindia Barat.
(Foto: Adventure.com)
Pulau ini terbentuk dari aktivitas vulkanik dan terdiri dari tiga pusat vulkanik utama dengan usia yang berbeda. Selain itu, negara ini dikenal juga sebagai ‘Pulau Zamrud Karibia,’ sebab karena mayoritas penduduknya berasal dari keturunan Irlandia.
Faktanya, Montserrat adalah satu-satunya negara di luar Irlandia yang merayakan Hari St. Patrick sebagai hari libur nasional, dan memiliki destinasi wisata khusus bagi Anda yang menyukai alam, serta hal menarik lainnya.
7. Solomon Islands (29.000 pengunjung)
Kepulauan Solomon adalah sebuah negara yang meliputi 6 pulau utama dan memiliki sekitar 900 pulau kecil di Melanesia.
Kepulauan ini menyimpan kehidupan lautnya yang kaya dan beragam, termasuk terumbu karang dan padang lamun, dan merupakan bagian dari Segitiga Karang, wilayah di Pasifik Barat yang memiliki keragaman terbesar di dunia dalam hal terumbu karang, spesies terumbu karang, dan sebagainya.

8. Sao Tomé and Principe (34.900 pengunjung)
Merupakan negara kepulauan yang terletak di Afrika Tengah, di lepas pantai Teluk Guinea, dan memiliki dua pulau utama, yaitu São Tomé dan Príncipe, serta beberapa pulau kecil lainnya.
Negara ini memiliki beragam pantai yang indah, hutan hujan yang lebat, dan satwa liar yang unik, termasuk burung besar khas São Tomé dan Príncipe.
Faktanya, Sao Tomé and Principe termasuk salah satu negara terkecil dan paling sedikit penduduknya di Afrika. Namun, memiliki warisan budaya dan tradisi yang kuat.