BEBERAPA negara di ujung Pasifik merupakan destinasi yang cocok bagi Anda yang ingin menikmati liburan di pantai yang sepi.
Namun, berbeda dengan destinasi populer di Spanyol, Prancis, atau Kroasia yang sering dipadati wisatawan, yang memberikan pengalaman unik bagi pengunjung.
Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) baru-baru ini merilis tentang 10 destinasi paling jarang dikunjungi di dunia.
Faktanya, negara-negara ini memiliki jumlah pengunjung tahunan terendah, tidak hanya karena sulit diakses, namun karena masalah waktu, tenaga, dan uang untuk mengunjungi destinasi tersebut.
Padahal, beberapa negara di bawah ini menyimpan beragam wisata, kebudayaan, dan sejarah yang menakjubkan.
Berikut 10 negara paling jarang dikunjungi di dunia, sabagaimana Okezone kutip dari laman The Star dan sumber lainnya.
1. Tuvalu (3.700 pengunjung)
Merupakan negara terkecil keempat di dunia, dengan luas wilayahnya sekitar 26 km persegi, yang terletak di barat-tengah Samudera Pasifik.

Negara ini memiliki 9 pulau karang kecil yang tersebar dan membentuk rantai sepanjang 676 km dari barat laut ke tenggara, lalu ada 5 pulau salah satunya pulau Atol Karang, dan sebagainya.
Ibu kota Tuvalu adalah Funafuti. Namun, negara ini menjadi salah satu kawasan yang jarang dikunjungi.
Padahal, memiliki Kawasan Konservasi Laut Funafuti yang dilindungi, di mana Anda dapat melihat laguna dan terumbu karang Funafuti, yang cocok buat snorkeling dan menyelam, dan sebagainya.
2. Marshall Islands (6.100 pengunjung)
Kepulauan Marshall adalah sebuah negara di Samudera Pasifik tengah, yang terdiri dari beberapa pulau paling timur Mikronesia. Pasalnya, negara ini juga belum terlalu terekspos lantaran sering terjadi bencana alam, konflik, dan sebagainya.
Ibu kota dari Kepulauan Marshall adalah Majuro, yang menawarkan pengalaman budaya dan sejarah. Anda dapat mengunjungi Museum Nasional Kepulauan Marshall, yang memiliki koleksi artefak sejarah dan budaya, serta mengeksplorasi pasar lokal dan menikmati kehidupan pulau, dan sebagainya.
3. Niue (10.200 pengunjung)
Merupakan negara kepulauan di Samudera Pasifik Selatan dan juga masuk dalam bagian dari wilayah Polinesia, dan terletak sejauh 2.400 km di sebelah timur laut Selandia Baru.
Niue (Foto: The Diplomatic Affairs)
Niue dikenal sebagai ‘Batu Polinesia’ karena formasi karangnya. Negara kecil ini juga memiliki Talava Arches yang terletak di pantai selatan Niue, yakni sebuah formasi batu kapur yang menciptakan pintu masuk alam menuju lautan, dan Anda dapat menikmati pemandangan pantai yang indah, sambil berjalan-jalan di sekitar batu karang, serta destinasi wisata lainnya.
4. Kiribati (12.000 pengunjung)
Republik Kiribati, adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik tengah, dekat khatulistiwa dan memiliki 33 atol dan satu pulau karang terangkat yang jauh di Banaba, yang tersebar di lebih dari 3,5 juta kilometer persegi lautan.
Negara ini juga rentan terhadap dampak pemanasan global, dan penanganan perubahan iklim yang menjadi bagian sentral dari kebijakannya. Namun, memiliki cadangan laut terbesar di Pasifik Selatan, dan banyak atol dihuni, dengan sebagian besar sangat rendah dan berisiko terhadap kenaikan permukaan laut.