Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Sedih YouTuber Berdarah Palestina-Korea yang Terusir dari Gaza: Situasinya Bener-Bener Sangat Sulit

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Selasa, 07 November 2023 |22:05 WIB
Cerita Sedih YouTuber Berdarah Palestina-Korea yang Terusir dari Gaza: Situasinya Bener-Bener Sangat Sulit
Ilustrasi perang Israel-Palestina. (Foto: YouTube Daud Kim)
A
A
A

Hanya saja Jebril merasa Suhair perlu untuk tinggal di lingkungan di mana dia bisa belajar agama Islam dengan baik serta mengenal tradisi Arab seutuhunya. Saat dia baru kelas empat sekolah dasar, Jebril akhirnya memboyong anak dan istrinya itu ke kampung halamannya yakni Gaza, Palestina.

Dalam salah satu wawancara di kanal YouTube dengan kreator konten muslim asal Korea Selatan, Daud Kim, Suhair mengatakan ketika sampai di Gaza dia langsung merasakan suasana perang.

"Itu pertama kalinya saya mengalami suasana perang. Sejujurnya waktu itu saya tidak merasakan masalah besar. Namun ternyata begitu bom meledak saya tahu ini beda," ujarnya.

Dia mengatakan setiap kali perang terjadi, Suhair selalu yakin dia dan keluarganya akan selamat. Namun seiring waktu keyakinan itu justru memudar.

Apalagi ketika dia melihat rumahnya berantakan karena jadi korban ledakan bom. Dari situ dia merasa bahwa peperangan ini sepertinya sulit berakhir.

Sulit bagi Suhair untuk tidur nyenyak karena setiap saat bom bisa saja meledak.

"Bahkan jika kamu akhirnya bisa tertidur, kamu justru akan bangun lagi karena ada suara ledakan bom. Jadi sebaiknya jangan tidur terlalu lelap," ujarnya.

Dalam video itu Suhair mengatakan masyarakat Palestina selalu gembira ketika perang akhirnya mereda. Semua orang turun ke jalan dan merayakannya.

"Saking bahagianya saya berteriak bersama ibu saya," kata Suhair.

Hanya saja kali ini kondisinya beda. Tanda-tanda gencatan senjata antara Palestina dan Israel sama sekali tidak terlihat.

Itu yang membuat Suhair dan keluarganya meninggalkan Gaza. Ayahnya berhasil membawa dirinya serta anggota keluarga lainnya datang ke Mesir.

Saat ini Suhair tercatat memiliki dua kewarganegaraan yakni Palestina dan Korea Selatan. Dia bisa saja memilih untuk menetap di Korea Selatan dan hidup nyaman. Hanya saja dia yakin suatu saat suasana Palestina akan berubah.

Dia yakin masih bisa meneruskan aktivitasnya sebagi Youtuber di kota tersebut. Dia percaya bisa mengenalkan dua budaya yang sangat menarik, Palestina dan Korea ke masyarakat dunia melalui kacamatanya.

"Situasi di Gaza akan segera membaik," katanya yakin.

(Endang Oktaviyanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement