BELUM lama ini politikus PDIP Aria Bima mengaku tidak akan memecat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka untuk menghindari keributan. Dia menambahkan hingga kini status Gibran masih kader PDIP meskipun sudah diusung menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
Bima mengaku pihaknya tak mau playing victim yang seolah didorong media terkait pemecatan Gibran.
"Kita diam, kita tidak ingin menjadi keributan dan dijadikan playing victim seolah-olah kita didorong oleh media untuk terkait hal pemecatan (Gibran)," ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube Official iNews, Kamis 2 November 2023.
Lantas sebenarnya apa sih playing victim itu? Dan bagaimana tanda-tandanya?
Dilansir dari PsychCentral, playing victim terjadi ketika seseorang melemparkan kesalahan kepada orang lain hingga membuat orang lain merasa bersalah. Padahal itu merupakan kesalahan dirinya sendiri. Anda bisa melihat beberapa tanda-tanda seseorang melakukan perilaku playing victim, sebagai berikut:
1. Sering menyalahkan faktor eksternal atau orang lain ketika terjadi kesalahan.
2. Mengalami kesulitan mengambil tanggung jawab pribadi atau melihat bagaimana Anda berkontribusi terhadap suatu situasi.
3. Menjadi terlalu kritis terhadap diri sendiri atau orang lain.
4. Bergaul hanya dengan orang-orang yang berpikir seperti Anda.
5. Tanda-tanda mental (kognitif).
6. Melihat dunia sebagai tidak adil atau tidak aman distorsi kognitif, seperti bencana.
7. Pola pikir yang merugikan atau pesimisme.
8. Merenungkan kesalahan dan rasa sakit masa lalu.
9. Pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.
10. Kesulitan dengan keintiman dan kepercayaan.
11. Ketidaktersediaan emosional.
12. Empati yang terbatas terhadap orang lain.
13. Ketidakpercayaan terhadap figur otoritas.
14. Kesulitan menerima kritik yang membangun.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.