"China dan India itu secara regulasi memperbolehkan BKO ditambahkan di obat herbal. Kalau Indonesia melarang keras, makanya obat herbal Indonesia terkesan perkembangannya lambat," tutur Prof Gelgel.
"Padahal, di balik itu regulasi di Indonesia mengatur supaya apa yang dikonsumsi masyarakat benar-benar obat herbal yang terbuat dari bahan alami, sama sekali tidak ada BKO-nya," sambungnya.
"Aturan ketat ini menjadi keunggulan Indonesia dibandingkan negara lain seperti China dan India. Di Indonesia, ketika suatu obat diklaim obat herbal, sama sekali tidak boleh ada BKO di dalamnya. Ketatnya aturan ini demi menjaga kualitas dan standar obat herbal," tambah Prof Gelgel.
(Dyah Ratna Meta Novia)