3. Sabon
Kemudian, produk kosmetik Israel lainnya bernama Sabon. Produk ini diproduksi di Israel sejak tahun 1997, tepatnya di Jalan Shenkin di Tel Aviv. Kini, lokasi pabriknya terus berkembang ke berbagai lokasi di Haifa dan Israel Utara, Tel Aviv, Yerusalem, Israel Selatan, dan Hasharon.
4. Christina Cosmetceuticals
Berikutnya adalah Christina Cosmeceuticals, merek skincare asal Israel ini mulai diproduksi pada tahun 1982. Produk ini sudah tersedia di lebih dari 55 negara di seluruh dunia.
Produk yang mereka jual adalah krim khusus area mata yang dapat mengubah penampilan sepenuhnya. Christina cukup populer di Israel dan bahkan mendapatkan penghargaan sebagai “Kosmetik Ramah Lingkungan Terbaik”.
5. Lavido
Terakhir adalah merek kosmetik Lavido. Lavido dibuat di Israel dan diekspor ke berbagai negara melalui distributor seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Polandia, dan Belanda. Lavido didirikan oleh ahli chemical botany bernama Ido Magal, yang memiliki minat mengenai herbal dan juga chemical botany sejak masih kecil. Magal mulai bertani di tanahnya di Lembah Jezreel, Galilea, Israel.
Demikianlah informasi dan penjelasan mengenai lima produk kosmetik Israel yang ramai diboikot.
(end)
(Kemas Irawan Nurrachman)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.