Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Produk Kosmetik Asal Israel, Ada yang Laris di Indonesia

Kiswondari , Jurnalis-Kamis, 02 November 2023 |12:08 WIB
5 Produk Kosmetik Asal Israel, Ada yang Laris di Indonesia
Ilustrasi produk kecantikan Israel. (Foto: Freepik)
A
A
A

LIMA produk kosmetik Israel yang ramai diboikot menarik untuk kalian ketahui. Di tengah kobaran konflik bersenjata antara Israel dan Palestina yang telah membuat ribuan nyawa tak berdosa di Gaza, muncul gerakan boikot, divestasi dan sanksi (DBS) dari warga negara Indonesia terhadap produk-produk Israel dan juga produk yang mendukung Israel.

Setelah menyuarakan boikot untuk beberapa franchise Amerika Serikat pendukung Israel, produk lainnya seperti makanan dan minuman kemasan, serta kosmetik juga turut menjadi sasaran.

Apa saja produk kosmetik asal Israel itu? Berikut adalah lima produk kosmetik Israel yang ramai diboikot, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (2/11/2023).

1. Dr. Fischer

Produk kosmetik Israel yang pertama yakni Dr. Fischer, menjual krim perawatan kulit dengan menggunakan bahan-bahan alami. Nama brand ini diambil dari nama pemiliknya yakni Fischer, yang mengembangkan produk bersama istrinya Dvora.

Pabrik Fischer Pharmaceuticals atau Dr. Fischer ini berlokasi Bnai Brak, dekat Tel Aviv. Produk kosmetik asal Israel ini telah diekspor ke 30 negara, dan masuk ke Indonesia.

2. Ahava

Produk kosmetik Israel selanjutnya adalah Ahava. Perusahaan ini didirikan pada 1988. Ahava mengandalkan mineral dari laut mati ke dalam produknya untuk meningkatkan penampilan dan kesehatan kulit.

Selain masuk ke Indonesia, produk Ahava juga tersebar di Israel, Hongaria, Korea Selatan, Jerman, Singapura, dan Filipina.

Produk ini cukup dimintai karena menghadirkan beragam rangkaian mulai dari toner hingga krim dan serum. Tidak ditemukan secara offline, tapi banyak yang mendapatkan lewat online.

Produk ini cukup laris dengan rentan harga dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

3. Sabon

Kemudian, produk kosmetik Israel lainnya bernama Sabon. Produk ini diproduksi di Israel sejak tahun 1997, tepatnya di Jalan Shenkin di Tel Aviv. Kini, lokasi pabriknya terus berkembang ke berbagai lokasi di Haifa dan Israel Utara, Tel Aviv, Yerusalem, Israel Selatan, dan Hasharon.

4. Christina Cosmetceuticals

Berikutnya adalah Christina Cosmeceuticals, merek skincare asal Israel ini mulai diproduksi pada tahun 1982. Produk ini sudah tersedia di lebih dari 55 negara di seluruh dunia.

Produk yang mereka jual adalah krim khusus area mata yang dapat mengubah penampilan sepenuhnya. Christina cukup populer di Israel dan bahkan mendapatkan penghargaan sebagai “Kosmetik Ramah Lingkungan Terbaik”.

5. Lavido

Terakhir adalah merek kosmetik Lavido. Lavido dibuat di Israel dan diekspor ke berbagai negara melalui distributor seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Polandia, dan Belanda. Lavido didirikan oleh ahli chemical botany bernama Ido Magal, yang memiliki minat mengenai herbal dan juga chemical botany sejak masih kecil. Magal mulai bertani di tanahnya di Lembah Jezreel, Galilea, Israel.

Demikianlah informasi dan penjelasan mengenai lima produk kosmetik Israel yang ramai diboikot.

(end)

(Kemas Irawan Nurrachman)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement