KASUS cacar monyet atau Mpox saat ini diketahui tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lainnya seperti saluran napas dan sistem saraf pusat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, dr Robert Sinto, Sp. PD, K-PTI mengatakan penyakit ini bersifat sistemik, sehingga diperlukan pendekatan multidisplin serta melibatkan berbagai bidang keilmuan.
“Jadi ini penyakit infeksi yang sifatnya sistemik, yang bukan hanya terlokalisir di kulit saja. Makanya pendekatannya harus multidisplin, melibatkan berbagai keilmuan,” kata dr Robert, dikutip dalam acara Webinar Tatalaksana Monkeypox, Kamis (2/11/2023).
BACA JUGA:
Lebih lanjut, Ahli dari Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI-RSCM, dr Hanny Nilasari, Sp.D.V.E., Subsp.Ven., FINSDV, FAADV menjelaskan pada pasien cacar monyet terkadang mengeluhkan timbul kemerahan di area perianus yang disertai nyeri rektum yang justru diduga wasir.
Laporan terkait Proktitis Mpox ini berupa eritema perianus disertai nyeri rektum hebat dan demam, ini umumnya dilaporkan sebagai komplikasi. Proktitis Mpox merupakan peradangan pada lapisan rektum yang biasanya bersifat jangka pendek atau jangka panjang akibat penyakit Mpox.
BACA JUGA:
“Cacar monyet tidak hanya terdapat pada kulit tetapi juga area anus dan perianus atau area sekitar masuknya lubang anus sampai di alam anus yang terkadang luput dari pemeriksaan,” ucap dr Hannya.
Gejala yang ditimbulkan pada penderita awalnya akan merasa nyeri kepala hebat, yang diikuti rasa deman yang lebih dari 38 derajat Celcius, serta nyeri tenggorokan, dan pembesaran kelenjar getah bening, yang ditambah juga munculnya ruam setelah satu hingga tiga hari.
Kemunculannya ruam tersebar secara regional dengan jumlah yang sedikit. Artinya misal terdapat pada area lengan, kemudian muncul kembali di genital, tungkai, dan area-area lainnya. Ruam tersebut akan muncul dengan diikuti lenting dan bintil lengkap dengan nanah diatasnya kemudian berubah menjadi keropeng.
“Pada saat peralihan dari ruam ke lesi bernanah, pasien umumnya akan mengalami gajala subjektif berupa nyeri atau gatal, kemudian saat ada keropeng umumnya rasa gatal yang terasa,” tutur dr Hanny.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.