Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Warga Arab Dilarang ke Palestina? Ternyata Begini Kisah di Baliknya

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Kamis, 02 November 2023 |10:00 WIB
Kenapa Warga Arab Dilarang ke Palestina? Ternyata Begini Kisah di Baliknya
Kondisi Palestina sebelum invasi brutal militer Israel (Foto: Pexels/Abu Adel)
A
A
A

WARGA di negara-negara Arab ternyata dilarang bepergian ke Palestina. Hal itu semata-semata bertujuan untuk menghargai Palestina sebagai satu-satunya negara merdeka yang mereka akui di bumi para nabi itu.

Seperti diketahui dalam beberapa dekade terakhir, Palestina terlibat konflik dengan Israel. Konflik berkepanjangan ini membuat Israel menduduki sebagian besar wilayah negara Palestina dan menguasai semua aspek kehidupan termasuk pariwisata.

Melansir Welcome to Palestine, wilayah Palestina saat ini hanya terdiri atas tepi barat dan jalur Gaza. Kendati demikian, di wilayah ini masih terdapat berbagai situs sejarah islam seperti Masjid Al Aqsa dan Yerusalem yang merupakan tujuan wisata utama Palestina.

Namun yang perlu diketahui, seluruh wilayah Palestina tersebut kini dibatasi oleh sebuah tembok besar pemisah militer yang dibuat oleh Israel. Berdirinya tembok besar ini bertujuan agar pasukan Israel dapat mengontrol apa dan siapa saja yang akan masuk dan keluar dari Palestina.

Adanya tembok besar inilah yang membuat warga negara Arab dan sekitarnya dilarang ke Israel untuk berlibur ataupun berziarah.

Di wilayah Palestina, saat ini tidak ada akses transportasi langsung ke dalam. Agar dapat menuju Palestina, seluruh pelancong dari Arab atau negara lain harus terbang ke Israel atau Yordania.

Warga Palestina

(Foto: IG/@palestine)

Setelah itu, para turis harus menuju ke pos pemeriksaan Israel, melakukan pengecekan dan baru bisa memasuki Palestina. Pengecekan tersebut meliputi visa hingga interogasi sedetail-detailnya.

Semua orang asing yang pro-Palestina dilarang masuk oleh tentara Israel. Aktivis, akademisi, dan jurnalis menjadi yang paling sering diinterogasi selama berjam-jam oleh otoritas perbatasan Israel dan ditolak masuk karena pandangan mereka.

Selain prosesnya yang rumit, saat pengecekan di pos militer, setiap orang yang akan masuk ke Palestina harus memiliki visa. Itu artinya, sebelum ke Palestina, para pelancong harus mengajukan visa ke kedutaan Israel.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement