Menurutnya, walaupun seseorang masih memiliki usia yang masih sangat muda, tidak menutup kemungkinan bahwa meninggal karena penyakit jantung bisa terjadi. Nyatanya kasus seperti ini cukup banyak terjadi di Indonesia, terutama di kota besar seperti DKI Jakarta.
Pola gaya hidup termasuk mengonsumsi makan tidak teratur dan tinggi lemak, disebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya penyakit jantung. Pola makan tak sehat dan tak seimbang ini, diperparah dengan gaya hidup sedentari atau jarang. Akhirnya berkontribusi pada peningkatan terjadinya penyakit jantung pada seseorang.
“Maka kami terus berperan aktif dan berupaya mengajak masyarakat untuk yuk mengubah pola makan yang lebih sehat. Caranya dengan menerapkan pola makan gizi seimbang, aktif bergerak, serta cek kesehatan diri secara teratur,” saran Rolet.
(Rizky Pradita Ananda)