JUMLAH kasus cacar monyet terus meningkat. Oleh karena itu penularan cacar monyet perlu diwaspadai dan tak boleh diabaikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, peningkatan angka kasus positif kasus cacar monyet (Monkeypox) mengalami penambahan selama beberapa hari terakhir.
"Dalam dua hari terakhir, terdapat tambahan kasus cacar monyet masing-masing 2 kasus baru di tanggal 23 Oktober 2023 dan 3 kasus baru lagi di tanggal 24 Oktober 2023, sehingga total kasus konfirmasi bertambah menjadi 12 kasus di tahun 2023 ini", ujar Ani, Rabu (25/10/2023).
BACA JUGA:
Ia menjelaskan sejumlah gejala khas penyakit cacar monyet seperti mengalami demam, nyeri tulang dan otot, lenting isi air atau luka pada kulit, adanya benjolan atau pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, leher, atau lipatan paha.
"Penularannya itu akibat kontak erat kulit atau gesekan kulit penderita yang terdapat lenting atau lesi dengan kulit orang yang semula sehat, menyebabkan timbulnya mikrolesi pada kulityang memudahkan virus masuk ke tubuh seseorang,” jelas Ani.
Lalu apa saja gejala cacar monyet?
Dikutip dari Siloam Hospitals, gejala cacar monyet umumnya akan mulai terasa setelah 6-16 hari seseorang terpapar, di mana masa inkubasi virus ini berkisar antara 6-13 hari.
WHO membagi gejala cacar monyet menjadi dua periode infeksi, yaitu periode invasi dan periode erupsi kulit. Ini masing-masing penjelasannya:
BACA JUGA:
Periode Invasi
Periode ini berlangsung dalam 0-5 hari setelah terinfeksi virus. Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan adalah:
1. Sakit kepala berat
2. Demam
3. Sakit punggung
4. Lemas (asthenia)
5. Nyeri pada otot
6. Mual dan muntah (terutama yang terkena langsung dari gigitan hewan)
7. Pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati), dilanjutkan dengan muncul ruam-ruam pada kulit
Perbedaan utama gejala cacar lainnya dengan penyakit cacar monyet adalah adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening. Pada kasus lain, gejala yang ditimbulkan bisa saja lebih parah, seperti gangguan pernapasan seperti radang tenggorokan, batuk, dan hidung tersumbat.
Periode Erupsi Kulit
Gejala utama dalam periode erupsi kulit pada cacar monyet adalah munculnya ruam pada kulit, biasanya akan terjadi pada 1-3 hari setelah pengidap mengalami demam.
Pertama-tama, ruam akan muncul di wajah, kemudian mulai menyebar ke seluruh tubuh. Area tangan, kaki, dan wajah merupakan bagian yang paling terdampak ruam. Ruam kulit diawali dengan bintik-bintik kemudian berubah menjadi lenting atau vesikel, yaitu lepuhan yang berisi cairan. Lalu, dalam beberapa waktu akan membentuk kerak.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.