Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Cacar Monyet Bertambah Jadi 9, Siapa yang Paling Rentan Tertular?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Rabu, 25 Oktober 2023 |11:05 WIB
 Kasus Cacar Monyet Bertambah Jadi 9,  Siapa yang Paling Rentan Tertular?
Cacar monyet. (Foto: CNA)
A
A
A

MENURUT data harian 23 Oktober 2023 yang dilaporkan Kementerian Kesehatan, kasus terkonfirmasi positif cacar monyet bertambah menjadi 9 kasus sejak pertama kali dilaporkan pada 13 Oktober 2023.

Kini sudah total 10 kasus cacar monyet di Indonesia sejak pertama kali terkonfirmasi pada pertengahan 2022.

 cacar monyet

Lalu siapa saja yang paling rentan tertular cacar monyet?

Kasus cacar monyet di Indonesia memang belum terbilang tinggi seperti negara-negara lain, khususnya di Eropa dan Amerika. Namun jangan diabaikan mengingat penularannya bisa cukup cepat jika tidak dicegah.

 BACA JUGA:

Salah satu sumber penularan yang membuat kasus mpox di negara-negara Eropa dan Amerika cukup tinggi adalah dari kalangan homoseksual.

Ini berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Jurnal Inggris, di mana antara April hingga Juni 2022 terjadi peningkatan kasus mpox yang cukup tinggi dan mayoritas bersumber dari kalangan homoseksual.

“Ini laporan terbaru dari England Journal, di mana antara April dan Juni 2022 terjadi peningkatan kasus yang cukup banyak. Ada 528 kasus di 16 negara. Baik itu Eropa dan Amerika,” ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik Infeksi, Departemen Penyakit Dalam, Dr. dr. Lie Khie Chen, SpPD, dalam webinar daring.

 BACA JUGA:

“Terutama memang terjadi di Eropa dan Amerika pada kalangan homoseksual, transgender. Nah di sini memang yang terbanyak di kalangan homoseksual ya. Di usia muda terutama di sebagian besar kasus ya,” lanjutnya.

Menurut dr.Lie, alasan kelompok homoseksual menjadi sumber rentan penularan penyakit cacar monyet adalah karena perilaku seksual mereka yang cenderung bebas sehingga penularan bisa relatif cepat.

“Mereka sering mengadakan kumpul-kumpul, atau berpesta dengan kontak dekat. Nah di sinilah terjadi penularan yang relatif cepat. Jadi memang terbanyak mereka laporkan di kelompok pasien ini ya,” ungkapnya.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga penularan cacar monyet bisa terjadi di kalangan masyarakat umum. Terutama bagi mereka yang memiliki kontak erat atau satu lingkungan dengan sumber penularan.

“Tapi saat ini sudah memungkinkan juga ke orang-orang lain karena dengan lingkungan serumah, lingkungan tempat tinggal yang dekat ini bisa terjadi penularan,” tutur dr. Lie.

Sebagai informasi, Kemenkes RI baru-baru ini memastikan telah menyediakan vaksin cacar monyet sebagai salah satu upaya untuk menghambat penyebaran.

Sejauh ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sendiri telah memiliki 1.000 dosis vaksin cacar monyet yang siap didistribusikan. Meski begitu, vaksin ini masih diprioritaskan untuk 500 orang kelompok berisiko.

Nantinya, setiap orang dalam kelompok berisiko ini akan menerima dua dosis vaksin cacar monyet.

Kelompok berisiko yang akan menerima vaksin cacar monyet ini tak hanya diberikan kepada tenaga kesehatan, namun juga kepada kelompok masyarakat yang rentan terhadap penularan cacar monyet.

Selain itu, vaksin juga diberikan pada individu-individu yang melakukan hubungan seksual lebih dari satu pasangan di wilayah yang sudah ditemukan monkeypox, serta kepada petugas laboratorium yang menangani kasus monkeypox.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement