MENGENAL keloid yang merupakan bekas luka menonjol dan tebal. Kondisi ini dapat terjadi di mana pun Anda mengalami cedera kulit. Namun biasanya keloid terjadi di daun telinga, bahu, pipi, atau dada.
Jika Anda rentan mengalami keloid, mungkin bisa terjadi lebih dari satu tempat. Bekas luka keloid tidak berbahaya bagi kesehatan fisik, namun kadang mengganggu secara estetika.
Kendati demikian ada pencegahan atau pengobatan dini yang dapat dilakukan untuk meminimalisir timbulnya keloid dikutip dari mayoclinic, Senin (23/10/2023).
Penyebab Keloid
Para ahli belum sepenuhnya memahami apa penyebab bekas luka keloid. Namun sebagian besar setuju bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh disfungsi proses penyembuhan luka. Kolagen berupa protein yang ditemukan di seluruh tubuh berguna untuk penyembuhan luka, namun bila tubuh memproduksi terlalu banyak, keloid bisa terbentuk.

Pertumbuhan keloid dapat dipicu oleh segala jenis cedera kulit mulai dari gigitan serangga, jerawat, suntikan, tindik badan, luka bakar, pencukuran, dan bahkan goresan dan benjolan kecil. Terkadang keloid terbentuk tanpa alasan yang jelas.
Faktor risiko
Faktor risiko timbulnya keloid antara lain sebagai berikut:
1. Memiliki riwayat keloid pribadi atau keluarga
Keloid dapat diturunkan dalam keluarga, yang menunjukkan bahwa kecenderungan tersebut mungkin diturunkan. Jika Anda pernah menderita satu keloid, Anda berisiko mengembangkan keloid lainnya.
2. Berusia di bawah 30 tahun
Seseorang lebih mungkin terkena keloid jika Anda berusia antara 20 dan 30 tahun.