Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Kopi Bisa Meningkatkan Berat Badan?

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Senin, 16 Oktober 2023 |18:07 WIB
Apakah Kopi Bisa Meningkatkan Berat Badan?
Minum kopi. (Foto: Istock)
A
A
A

KINI kopi menjadi minuman hits, hal ini tampak dari anak muda yang berduyun-duyung menikmati kopi di kafe-kafe. Menyeruput kopi bukan hanya sekadar tren.

Nyatanya banyak sekali manfaat yang didapat dari mengonsumsi kopi. Salah satunya sebagai minuman yang mampu menurunkan berat badan. Namun, di samping itu ternyata kopi bisa menyebabkan berat badan bertambah.

 kopi

Kopi memang minuman penurun berat badan yang baik karena sangat rendah kalori dan juga menawarkan tingkat energi yang tinggi. Namun, sama seperti makanan lainnya, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek buruk tertentu, salah satunya adalah penambahan berat badan.

 BACA JUGA:

Oleh karena itu, mengutip dari Pinkvilla, berikut beberapa faktor terkait konsumsi kopi yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

1. Mengubah pola tidur

Secangkir kopi di siang hari untuk menambah energi mungkin merupakan pilihan yang baik, namun, beberapa cangkir kopi dalam sehari, terutama di malam hari dapat mempengaruhi pola dan kualitas tidur.

Kurang tidur gilirannya dapat menyebabkan peningkatan stres dan masalah kesehatan mental lainnya. Selain itu, kurang tidur juga mempengaruhi kognisi, memori, dan kinerja seseorang secara keseluruhan. Hal ini menyebabkan peningkatan stres oksidatif, intoleransi glukosa, dan resistensi insulin yang semuanya dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Selain itu, waktu bangun yang lebih lama memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk makan, sehingga menyebabkan penambahan berat badan juga.

Menurut Bella Carvosso, Ilmuwan Biomedis dan Ahli Gizi, “Untuk menjamin istirahat malam yang tidak terganggu, umumnya disarankan untuk menghindari konsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya setidaknya 6 jam sebelum tidur."

 BACA JUGA:

2. Memicu respons stres

Pada beberapa individu, konsumsi kafein berlebihan dapat memicu peningkatan stres yang menyebabkan pelepasan hormon kortisol. Hormon ini merangsang pemecahan metabolisme lemak dan karbohidrat untuk memberikan energi instan ke tubuh sehingga nafsu makan Anda meningkat. Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan penumpukan lemak dan penambahan berat badan pada manusia.

3. Menyebabkan perubahan kadar gula darah

Konsumsi kopi berlebihan, terutama bila dikombinasikan dengan makanan manis atau tinggi karbohidrat dapat memengaruhi tingkat insulin dan berpotensi meningkatkan penyimpanan lemak. Tingginya jumlah gula darah dalam aliran darah memberi sinyal pada otak kita untuk menyimpannya sebagai lemak.

Hal ini secara perlahan akan menyebabkan penumpukan lemak dan penambahan berat badan yang lebih tinggi. Selain itu, menghilangkan lemak yang tersimpan jauh lebih menantang dan memakan waktu.

4. Campuran dalam kopi

Jika Anda menambahkan gula, sirup rasa, krim, atau susu tinggi lemak ke dalam kopi, hal ini akan meningkatkan kandungan kalori sehingga berpotensi menambah berat badan. Banyak minuman kopi spesial di kafe dan kedai kopi yang tinggi kalori, gula, dan lemak tidak sehat, sehingga berkontribusi terhadap penambahan berat badan jika dikonsumsi secara teratur.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement