Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warning, Bocah 12 Tahun Koma Gara-Gara Ngevape

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 13 Oktober 2023 |13:48 WIB
Warning, Bocah 12 Tahun Koma Gara-Gara Ngevape
Bahaya ngevape. (Foto: Health central)
A
A
A

SEORANG ibu menceritakan betapa dia sangat takut anaknya yang berusia 12 tahun akan meninggal, setelah nge-vape membuat anaknya koma. Sarah Griffin, 12 tahun, penderita asma, mengalami infeksi berat akibat ngevape yang membuatnya kesulitan bernapas.

Dikutip dari Daily Mail,Bahkan Sarah dilarikan ke ruang gawat darurat RS, di mana dokter langsung membawanya ke perawatan intensif karena kadar oksigennya yang sangat rendah.

 sarah

Petugas medis kemudian membawa Sarah ke UGD karena dia mengalami koma selama tiga hari saat dia berjuang melawan infeksi tersebut.

Pada awalnya Sarah, dari Belfast, Inggris tiba-tiba batuk pada suatu malam saat dia bersiap-siap untuk tidur. Namun orangtuanya hanya menganggap asmanya kumat.

 BACA JUGA:

Sarah mencoba meringankan gejala batuknya sepanjang malam dengan inhaler dan nebulisernya. Namun kurang dari 24 jam kemudian, dia kesulitan bernapas sebelum dibawa ke rumah sakit dan langsung dirawat intensif.

Ibu Sarah, Mary menjelaskan dokter memberitahu dia bahwa ngevape telah membuat paru-parunya Sarah sangat lemah. Meskipun Sarah tidak ngevape terus-menerus, bukan pecandu berat.

"Para dokter menjelaskan jika Sarah tidak ngevape, dia akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk melawan infeksi di paru-parunya," ujar Mary.

 BACA JUGA:

Meski harus melewati koma, akhirnya staf medis berhasil membawa Sarah keluar dari kondisi koma dan melepas ventilator.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement