KETIKA berbicara soal usia, kita memang akan mengacu pada tahun lahir kita. Tapi, sebenarnya tubuh kita memiliki dua usia loh, yakni usia biologis dan usia kronologis.
Usia biologis adalah usia organ-organ dalam tubuh manusia, sedangkan usia kronologis adalah usia yang dihitung berdasarkan tanggal dan tahun lahir. Nah, mereka yang terlihat awet muda tersebut lantaran usia biologisnya yang terjaga.
Sebagai contoh pemain sepakbola terkenal Cristiano Ronaldo, yang memiliki usia biologis lebih mudah ketimbang usia kronologisnya. Hal itu didapat berdasarkan penelitian yang dilakukan ketika usianya 34 tahun, saat itu tes medis membuktikan umur biologisnya masih sekitar 20-an tahun, jauh lebih muda dari usia sebenarnya.
Menurut dr Nadia Alaydrus, seseorang dengan usia biologis yang lebih rendah dari usia kronologisnya menunjukkan dirinya masih muda, berbadan bugar. Sebagai hasilnya, di atas kertas mereka pun memiliki harapan hidup lebih lama.
"Setiap orang tentu ingin memiliki usia biologis yang lebih muda dari usia kronologisnya. Jadi istilahnya muda baik dari segi penampilan maupun organ tubuh. Usia biologis lebih kecil dari usia kronologis agar kita bisa hidup lebih lama," kata dr Nadia.
Tapi, bukan berarti fokus pada wajah, melainkan seluruh tubuh. Hal ini tidak hanya berdampak pada kulit, namun juga berdampak pada organ tubuh lainnya. Agar seseorang tetap awet muda, ia harus menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat ini meliputi penerapan pola makan sehat dan bergizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh.
“Makan banyak tidak dianjurkan. Penting untuk makan cukup dan apa yang kita makan adalah yang dibutuhkan tubuh kita. Tubuh kita 70 hingga 80% terdiri dari air dan 16% protein, jadi yang sebenarnya kita butuhkan adalah protein,” jelas Nadia.
Selain itu, aktivitas fisik secara teratur juga penting, begitu pula dengan tidur yang cukup dan manajemen stres yang tepat. Nadia menambahkan, masyarakat perlu menyadari pentingnya memperhatikan usia biologis, karena masyarakat dengan usia biologis yang masih muda memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kronis jika usia biologisnya lebih tua.
“Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif, seperti olahraga, Anda dapat membantu memperlambat proses penuaan biologis dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan,” katanya.
Data Laporan Indeks Pembangunan Olahraga Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga tahun 2021 menunjukkan lebih dari 75% masyarakat Indonesia memiliki tingkat kebugaran jasmani yang buruk. Tubuh yang tidak sehat meningkatkan risiko penyakit seperti stroke, jantung, dan ginjal.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.