Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Adamas Gemological Laboratory of Indonesia, Sumarni Paramita.
Ia menyebut, bahwa proses pembuatan lab grown diamond di laboratorium memakan waktu hanya sekitar satu bulan. Durasi waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan berlian hasil tambang yang pembuatannya memakan waktu sangat lama.

(Foto: MPI/ Wiwie)
Selain itu, yang membedakan lab grown diamond dan berlian hasil tambang adalah proses mendapatkannya. Lab grown diamond didapatkan dari proses simulasi kondisi alam yang berlangsung di laboratorium.
Sementara berlian hasil tambang butuh proses panjang sekaligus merusak hal lain untuk mendapatkannya. Inilah yang membuat berlian hasil tambang lekat dengan masalah etika dan konflik.
“Lab grown diamond disebut memiliki sifat optik, fisik, dan kimia yang sama dengan berlian hasil tambang. Makanya, baik lab grown diamond dan berlian hasil tambang (mined diamond) kini dikategorikan sebagai berlian asli,” tutur Sumarni.