MENGENAL gondok yang merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan di kelenjar ludah parotis (parotitis).
Gondok juga disebut penyakit kelenjar tiroid. Pembesaran kelenjar yang abnormal yang berada di bawah jakun (tiroid) yang termasuk dalam kelompok virus yang dikenal sebagai paramyxovirus.
Dilansir dari halaman Cleveland Clinic pada Selasa (3/10/2023). Yuk! Simak ulasan berikut untuk mengenal penyakit gondok.
Gejala
Gejala gondok pertama seringkali ringan. Banyak orang tidak memiliki gejala dan tidak tahu mereka terinfeksi. Gejala juga tidak langsung muncul. Masa inkubasi (waktu antara infeksi dan penyakit) berkisar antara tujuh hingga 25 hari.
Gejala gondok ringan mungkin termasuk:
1. Demam
2. Sakit kepala
3. Nyeri otot
4. Kelelahan
5. Kehilangan nafsu makan

Gondok jarang memengaruhi organ-organ, termasuk otak, pankreas, testis atau ovarium. Ini biasanya hanya terjadi pada remaja dan orang dewasa, tetapi hubungi penyedia layanan kesehatan anak segera jika mereka mengalami salah satu gejala parah berikut:
1. Demam tinggi
2. Leher kaku
3. Sakit kepala parah
4. Kebingungan
5. Sakit perut
6. Muntah
7. Kejang
Penyebab
Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus gondok dengan:
1. Bersin, batuk atau berbicara.
2. Berbagi benda yang mengandung air liur yang terinfeksi, seperti mainan, cangkir dan peralatan.
3. Bermain olahraga, menari, berciuman atau berpartisipasi dalam kegiatan lain yang melibatkan kontak dekat dengan orang lain.
Faktor Risiko
Beberapa kelompok orang berisiko lebih tinggi terkena gondok. Kelompok-kelompok ini meliputi:
1. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah.
2. Orang yang bepergian ke luar negeri
3. Orang yang tidak divaksinasi terhadap virus.
4. Orang yang tinggal dalam jarak dekat, seperti kampus
Diagnosis
Penyedia layanan kesehatan anak akan mengajukan pertanyaan tentang gejala anak dan melakukan pemeriksaan fisik. Mereka mungkin dapat mendiagnosis gondok berdasarkan tanda-tanda kelenjar ludah bengkak mereka.
Perawatan
Langkah-langkah berikut dapat membantu mengelola gejala:
1. Minum banyak cairan.
2. Kumur air garam hangat.
3. Makan makanan yang lembut dan mudah dikunyah.
4. Hindari makanan asam yang membuat mulut Anda berair.
5. Mengisap es pop untuk menenangkan sakit tenggorokan.
6. Tempatkan kompres es atau panas pada kelenjar bengkak.
7. Minum obat non-aspirin seperti acetaminophen dan ibuprofen untuk mengurangi demam dan membantu mengatasi rasa sakit.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.