Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Panas Terik, Ini 5 Minuman Cocok Untuk Atasi Dehidrasi!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 02 Oktober 2023 |20:16 WIB
Cuaca Panas Terik, Ini 5 Minuman Cocok Untuk Atasi Dehidrasi!
Minum air putih di panas terik. (Foto: Freepik)
A
A
A

KINI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca terik di tanah air masih akan berlangsung sepanjang Oktober. Berbagai wilayah di Indonesia terkena cuaca panas terik saat siang hari.

"Panas terik ini diprediksi berlangsung dalam periode oktober ini, mengingat kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan persnya.

 cuaca panas terik

Berada di cuaca panas terik bisa menyebabkan dehidrasi. Nah, dehidrasi sendiri tanda tubuh kekurangan atau kehilangan cairan sehingga memicu rasa lemas ataupun lelah.

"Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang Anda minum. Penyebab umum dehidrasi meliputi keringat berlebih, muntah dan diare," keterangan dalam Healthline.

 BACA JUGA:

Tentunya dibutuhkan minuman agar bisa membantu atasi dehidrasi (menghidrasi). Berikut 5 minuman guna mengatasi kondisi dehidrasi,

 

1. Air putih

Air putih jadi minuman terbaik untuk mengatasi dehidrasi. Apalagi air putih sangat sehat sebab tidak mengandung gula atau zat lain sebagai tambahan. Di tengah cuaca terik, perbanyaklah minum air putih.

2. Air lemon

Lemon diketahui mengandung vitamin C, sering disebut sebagai infus Water. Sangat mudah dibuat, air lemon menjadi minuman pagi yang populer, sebagai minuman penyegar.

Diklaim dapat meningkatkan tingkat energi dan metabolisme. Mengingat sedang suhu panas atau sedang berpuasa, asupan yang mengandung vitamin C sangatlah dibutuhkan. Minuman ini bisa disesuaikan selera mungkin meminumnya dingin atau panas.

 BACA JUGA:

3. Jus buah

Saat anda mengalami dehidrasi bisa memilih Jus buah untuk bantu atasi. Minuman sehat ini bisa memberikan tahan haus.

Contohnya, buah semangka dan melon mengandung air lebih banyak, sehingga dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Kemudian, juga jus alpukat dan pisang bisa dipilih, karena mengandung kalium yang mampu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

4. Air kelapa

Minuman populer di Indonesia yaitu air kelapa, masuk salah satu minuman dapat mengisi kembali elektrolit yang hilang. Selain rasa segar didapatkan, minum air kelapa bisa jadi pilihan, harga terjangkau dan menyehatkan.

Elektrolit ialah mineral penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh sehingga membantu mencegah dehidrasi.

5. Minuman isotonik

Minuman isotonik umum dikenal minuman olahraga mengganti cairan tubuh yang hilang. Minuman isotonik memiliki osmolalitas 280 hingga 330 mOsm/kg, ukuran jumlah partikel karbohidrat, elektrolit, pemanis dan pengawet dalam cairan.

Minuman isotonik terbukti ampuh menghidrasi atlet untuk mendukung selama aktivitas tinggi. Bahkan kata dokter spesialis gizi dr Yohan Samudra minuman isotonik juga bantu kehilangan energi selama berpuasa (menghidrasi).

"Jadi kalau yang isotonik itu lebih bagus ya dikonsumsi secukupnya misalnya 1 sampai 2 gelas sehari sudah cukup untuk menyegarkan. Juga untuk menggantikan ion yang mulai sahur sampai sepanjang hari puasa Ramadan dan juga menjaga apa namanya energi," jelas dr Yohan saat ditemui di Jakarta.

Sebagai tambahan informasi, gejala dehidrasi bisa berbeda setiap orangnya. Hal ini tergantung pada apakah kondisinya ringan atau berat, gejalanya pun bisa mulai muncul sebelum dehidrasi total terjadi, seperti berikut, kelelahan, mulut kering, rasa haus yang meningkat, buang air kecil berkurang, produksi air mata lebih sedikit, kulit kering, sembelit, pusing dan sakit kepala.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement