BANYAK orang yang sering mengalami kecemasan parah. Bahkan mereka galau dan susah tidur tiap malam akibat merasa cemas dengan hidupnya.
Sejatinya cemas merupakan salah satu bentuk emosi yang normal. Seperti halnya perasaan sedih, senang, takut, atau khawatir. Namun jika kecemasan berlebihan memang sudah mengganggu.

Diungkap Rachel Rowe, Regional Lead Occupational Therapist di Cygnet Health Care, ketika seseorang mulai merasakan kecemasan secara teratur dalam keseharian, (padahal kehidupan sehari-hari dan terjadi dalam jangka waktu yang lama. Maka saat inilah kecemasan tersebut berubah menjadi masalah.
BACA JUGA:
Dokter Gbolagade Akintomide, Konsultan Psikiater di Cygnet Health Care, menjelaskan, gejala kecemasan dapat dikategorikan menjadi empat komponen. Setiap orang akan memiliki campuran gejala dari masing-masing komponen, tergantung jenis kecemasan atau penyebab kecemasan tersebut.
Dikutip dari The Sun, empat tanda Anda mengalami kecemasan yang menganggu.
1. Fisik: Gejala fisik yang muncul bisa mulai dari mulut kering, sulit menelan, merasa tercekik, dada sesak, dada tidak nyaman, jantung berdebar-debar, perasaan menggelitik (butterflies) di di perut bagian atas, sering buang air kecil, sering buang angin, sering buang air besar, tangan gemetar atau bisa juga gemetar seluruh tubuh, sakit kepala dan nyeri otot.
2. Emosional: Perasaan emosional, yang mencakup rasa takut atau bahaya yang akan segera terjadi, sulit konsentrasi, timbul perasaan dihakimi atau sedang diamati, merasa bahwa dunia sedang mempercepat atau memperlambat, tidak bisa berhenti merasa khawatir atau bahwa hal buruk akan terjadi jika diri kita berhenti khawatir, mudah tersinggung, dan peka terhadap kebisingan.