Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dear Traveler, Jangan Bawa Barang Berbahaya jika Berwisata ke Gunung Bromo

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 21 September 2023 |02:01 WIB
Dear Traveler, Jangan Bawa Barang Berbahaya jika Berwisata ke Gunung Bromo
Gerbang masuk kawasan wisata Gunung Bromo (Foto: Avirista Midaada/MPI)
A
A
A

PENGELOLA wisata Gunung Bromo mengimbau wisatawan agar mematuhi aturan yang diberlakukan.

Hal ini demi mengantisipasi kembalinya kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) usai aktivitas wisatawan menyalakan flare di Bukit Teletubbies Savana Kaldera, TNBTS.

"Dalam sistem booking online dan medsos kami, telah disampaikan aturan - aturan dalam beraktifitas di kawasan TNBTS," ucap Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, dikonfirmasi MPI.

Septi menegaskan, agar wisatawan juga membaca papan-papan peringatan dan informasi yang sudah terpasang sejak pintu masuk, hingga jalur-jalur wisata yang dilalui oleh pengunjung.

"Mohon bisa dibaca, diperhatikan dan diikuti apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan, apa yang boleh, dan tidak boleh dibawa ke dalam kawasan TNBTS," tegasnya.

Pihaknya tidak menginginkan keteledoran wisatawan kembali berdampak pada kebakaran kawasan taman nasional. Sebab hal ini tentu tidak hanya merugikan wisatawan itu sendiri, tetapi masyarakat yang menggantungkan diri pada wisata Gunung Bromo ini.

Wisata Gunung Bromo

(Foto: Avirista Midaada/MPI)

"Mohon bisa selalu waspada, dan menjadikan kebakaran kemarin sebagai pelajaran bagi kita bersama," tuturnya.

Septi menambahkan, bakal mengingatkan kembali pengunjung melalui petugas-petugas yang berjaga di pintu masuk untuk mengingatkan aturan yang boleh dan tidak boleh.

Bahkan pihaknya tak segan bertindak tegas melakukan penggeledahan, jika ada wisatawan yang tak kooperatif menunjukkan seluruh barang-barang bawaan yang dibawa masuk ke area taman nasional.

"Kami akan mengingatkan kembali meskipun dalam sistem seharusnya mereka sudah membaca aturan-aturan kepada pengunjung yang masuk. Jika perlu kami juga akan melakukan penggeledahan. Mohon juga kepada pengunjung yang tujuannya prewedding, bisa disampaikan kepada petugas agar bisa diberikan Simaksi (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi)," pungkasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement